KEBUMEN — Warga Dukuh Jamus, Dusun Widoro Payung Barat, Desa Widoro, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air harian. Sumber air yang biasa dipakai untuk memasak, mencuci, mandi, hingga sanitasi perlahan mengering.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyebut penyaluran ini bagian dari kepedulian kepolisian terhadap masyarakat terdampak kemarau. "Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih," kata Putu.
Mobil Patroli Backbone Dikerahkan ke Permukiman
Distribusi air tidak berjalan mulus. Lokasi permukiman yang masuk ke dalam membuat kendaraan pengangkut air kesulitan menjangkau titik pembagian.
Personel Polsek Karangsambung yang dipimpin Kapolsek Iptu Fuad Inayah bersama dua anggota lantas menggunakan mobil patroli Backbone milik Polres Kebumen. Kendaraan ini dipakai untuk membawa air hingga mendekati permukiman warga.
"Kondisi geografis menjadi salah satu kendala dalam proses distribusi. Mobil patroli Backbone digunakan untuk mengangkut air untuk menuju lokasi permukiman warga," ujarnya.
Air Dikemas Botol Bekas Galon agar Mudah Dibawa
Air yang tiba di lokasi langsung dibagikan kepada masyarakat. Dalam kondisi darurat, air bersih juga dikemas menggunakan botol bekas galon air mineral agar lebih mudah dibawa dan didistribusikan ke rumah-rumah.
Kapolsek Karangsambung bersama dua personelnya membawa sekitar 1.000 liter air bersih dalam penyaluran yang dilakukan sore hari itu. Bantuan menyasar puluhan keluarga yang sehari-harinya menggantungkan kebutuhan air pada sumber yang kini mengering.
Penanganan dampak kemarau di wilayah ini masih berlanjut. Kepolisian setempat akan memantau perkembangan kondisi sumber air warga di Dukuh Jamus dan sekitarnya.