SEMARANG — Tugu Muda kembali menjadi saksi gelombang aspirasi mahasiswa. Puluhan kendaraan dan ratusan peserta aksi dari Aliansi BEM Semarang Raya (BEM SERA) memadati kawasan bersejarah tersebut pada Rabu (26/8/2026) sore, mengenakan jaket almamater masing-masing sebagai identitas perjuangan.
Aksi yang dikemas dalam bentuk demonstrasi sekaligus konferensi pers ini diikuti mahasiswa dari Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Politeknik Negeri Semarang (Polines), Unika Soegijapranata, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), dan Universitas Semarang (USM).
Mengapa Memilih Tugu Muda sebagai Titik Aksi?
Pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Tugu Muda dinilai memiliki nilai historis kuat sebagai simbol perlawanan pemuda dan masyarakat Semarang dalam peristiwa Pertempuran Lima Hari pada Oktober 1945. Bagi para mahasiswa, berdemo di titik ini adalah cara untuk menyalakan kembali semangat juang para pendahulu.
Perwakilan mahasiswa, Rangga dan Fadil dari Undip serta Hasan dari Unnes, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan lanjutan dari upaya sebelumnya. Sebelumnya, mereka telah menyampaikan aspirasi di depan gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jawa Tengah, namun belum mendapat respons yang diharapkan.
Penghadangan Aparat dan 5 Tuntutan yang Dikawal
Di tengah jalannya aksi, massa sempat mendapat penghadangan aparat kepolisian ketika berusaha bergerak menuju lokasi yang telah ditentukan. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan langkah BEM SERA untuk tetap mengawal lima tuntutan utama yang dinilai masih relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Kelima poin tuntutan tersebut menjadi inti dari penyampaian aspirasi kali ini. BEM SERA menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu tersebut hingga mendapatkan kejelasan dan tindak lanjut nyata dari pemerintah.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di sekitar kawasan Tugu Muda. Belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian maupun perwakilan pemerintah daerah mengenai kelanjutan audiensi dengan para mahasiswa.