PURWOREJO — Peluang usaha di sektor percetakan dan sablon di Kabupaten Purworejo kian terbuka seiring perkembangan industri kreatif daerah. Hal ini mendorong berdirinya gerai baru Undersky yang resmi beroperasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pangenjurutengah, tepatnya di depan RSUD Tjitrowardojo Purworejo sebelah timur.
Peresmian yang berlangsung pekan lalu itu dihadiri keluarga, kerabat, pelanggan, hingga warga sekitar. Suasana grand opening terasa berbeda karena pemilik usaha, Muhaimin, memilih untuk memadukan momen tersebut dengan kegiatan sosial.
Santunan Anak Yatim Jadi Pembuka Operasional Usaha
Acara tidak hanya diisi dengan seremoni pemotongan pita, melainkan juga penyerahan santunan langsung kepada anak-anak yatim. Muhaimin beserta jajaran timnya memberikan bantuan secara simbolis di tengah keramaian undangan.
"Usaha ini bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga bagaimana kami bisa berbagi dengan sesama. Karena itu, pada momentum grand opening ini kami memilih mengawali dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim," ujar Muhaimin dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi doa dan keberkahan bagi perjalanan Undersky ke depan.
Layanan Sablon untuk Sekolah, Instansi, hingga UMKM
Muhaimin menjelaskan, Undersky hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan percetakan, sablon, hingga pembuatan kaos dengan kualitas baik dan proses pengerjaan cepat. Berbagai segmen pasar menjadi sasaran, mulai dari kebutuhan sekolah, instansi pemerintah, komunitas, organisasi, pelaku UMKM, hingga perusahaan.
Menurutnya, permintaan produk seperti kaos komunitas, seragam, merchandise, hingga media promosi terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini mendorong perlunya layanan yang mampu memberikan hasil berkualitas dengan harga kompetitif.
"Semoga nanti bisa membawa dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Purworejo," katanya.
Konsultasi Desain hingga Proses Produksi Jadi Prioritas
Selain fokus pada kualitas produk, Undersky juga mengedepankan pelayanan kepada pelanggan. Mulai dari konsultasi desain, pemilihan bahan kaos, teknik sablon, hingga proses produksi dilakukan dengan mengutamakan kepuasan konsumen.
Langkah ini dinilai sejalan dengan pertumbuhan industri kreatif di Purworejo yang membuka peluang besar bagi usaha percetakan dan sablon. Dengan pendekatan yang mengombinasikan bisnis dan kepedulian sosial, Muhaimin berharap usahanya bisa menjadi bagian dari ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan.