Pencarian

SPMB Online di Grobogan Mulai Lancar di Hari Kedua, Dinas Pendidikan Atasi Kendala Sistem Pemeringkatan dan Domisili

Selasa, 23 Juni 2026 • 17:45:01 WIB
SPMB Online di Grobogan Mulai Lancar di Hari Kedua, Dinas Pendidikan Atasi Kendala Sistem Pemeringkatan dan Domisili
Dinas Pendidikan Grobogan atasi kendala teknis SPMB online sehingga hari kedua berjalan lancar.

GROBOGAN — Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD berjalan normal di hari kedua, setelah sebelumnya diwarnai kendala teknis pada sistem penentuan domisili dan pemeringkatan calon siswa.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Grobogan, M Irfan, mengatakan perbaikan sistem berhasil dilakukan sehingga proses pendaftaran tidak lagi terganggu.

Kendala Hari Pertama: Domisili Tak Terdeteksi Sistem

Irfan menjelaskan, pada hari pertama kendala muncul saat sistem gagal mendeteksi sejumlah wilayah yang seharusnya masuk dalam ring domisili Kecamatan Purwodadi. Salah satunya adalah area sekitar Pasar Induk Purwodadi yang tidak muncul dalam pilihan lokasi pendaftaran.

"Kemarin kendalanya di lokasi, misalnya di sekitar Pasar Induk Purwodadi, masih dalam ring Purwodadi tetapi tidak muncul. Tetapi sekarang sudah lancar," ujarnya saat meninjau pelaksanaan SPMB di SDN 4 Purwodadi.

Masalah Pemeringkatan Usia Muncul di Hari Kedua

Di hari kedua, kendala sempat bergeser ke sistem pemeringkatan calon murid. Sistem tidak otomatis menempatkan calon siswa dengan usia lebih tua di peringkat atas sesuai aturan yang berlaku.

"Siang ini tidak ada kendala. Kalau tadi pagi pada sistem pemeringkatan, yang usianya tua kan harusnya di atas, nah ini sudah dibetulkan dan sekarang lancar," kata Irfan.

Enam SD di Purwodadi Jadi Percontohan SPMB Online

SPMB online tahun ini merupakan kali pertama diterapkan Dinas Pendidikan Grobogan dan hanya diikuti enam SD di Kecamatan Purwodadi. Keenam sekolah itu adalah SDN 2, SDN 3, SDN 4, SDN 9, SDN 12, dan SDN 16 Purwodadi.

Irfan menilai sistem baru ini justru memudahkan orang tua karena pendaftaran bisa dilakukan dari rumah tanpa harus datang ke sekolah. Bagi panitia, proses juga lebih ringan karena data terintegrasi dalam satu sistem.

Kuota Domisili Capai 85 Persen, Tanpa Jalur Prestasi

Seleksi SPMB SD di Grobogan dilakukan melalui tiga jalur: domisili, afirmasi, dan mutasi. Kuota terbesar, yakni 85 persen, dialokasikan untuk jalur domisili. Jika kuota afirmasi dan mutasi tidak terpenuhi, sisa kursi akan dialihkan ke jalur domisili.

"Untuk SD tidak ada jalur prestasi," tegas Irfan.

Sejumlah TK di Bawah Kemenag Sempat Kendala Verifikasi

Kepala SDN 4 Purwodadi, Fera Andriana, mengakui pada hari pertama banyak orang tua kebingungan menggunakan sistem online. Masalah utama muncul saat verifikasi data asal sekolah TK yang belum terdaftar dalam sistem, terutama TK di bawah naungan Kementerian Agama.

"Banyak TK yang berada di bawah naungan Kementerian Agama sehingga kemarin sempat terkendala verifikasi. Alhamdulillah sekarang sudah lancar," ujarnya.

SDN 4 Purwodadi sendiri membuka dua rombongan belajar untuk Tahun Ajaran 2026/2027 dengan total kuota 56 siswa, masing-masing 28 siswa per kelas.

Sekolah Sediakan Ruang Konsultasi bagi Orang Tua

Meski kondisi sudah membaik, sejumlah orang tua masih mendatangi sekolah untuk meminta pendampingan. Pihak sekolah menyediakan layanan konsultasi bagi calon wali murid yang mengalami kesulitan mengakses sistem.

"Kami membuka ruang konsultasi untuk membantu orang tua yang masih awam dengan sistem online ini," jelas Fera.

Menurutnya, penerapan SPMB online justru membawa dampak positif karena seluruh proses penerimaan siswa baru menjadi lebih transparan dan bisa dipantau masyarakat. Sistem ini juga meminimalkan praktik titipan karena semua keputusan berdasarkan data.

"Dengan sistem online ini tidak ada titip-titipan. Bahkan meskipun ada kakaknya yang sekolah di SDN 4, tetap harus mengikuti sistem yang berlaku. Justru sekarang lebih transparan dan bisa dipertanggungjawabkan," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks