JAWA TENGAH — Program yang diperkenalkan di Plataran Hutan Kota GBK, Jakarta, ini mengusung semangat "Every Vehicle Sold, One Step for a Better Future — Responding to School Needs". Artinya, setiap transaksi pembelian mobil BYD berkontribusi langsung pada pemenuhan perlengkapan pendidikan bagi anak-anak Indonesia.
Sebelum perluasan resmi diumumkan, BYD telah menyalurkan 1.200 pasang sepatu dan tas sekolah ke 12 sekolah di berbagai wilayah. Titik distribusi mencakup Bekasi, Bogor, Depok, Serang, Semarang, Kediri, Bali, hingga Lampung. Kick-off kegiatan berlangsung di SDN 03 Pondok Petir, Depok, pekan lalu.
Hadirkan Wakil Menteri Pendidikan di Acara Perdana
Acara perdana dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Dr. Fajar Riza Ul Haq. Kehadirannya menandai dukungan pemerintah terhadap inisiatif korporasi di sektor pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Wahid Suryono serta perwakilan jaringan dealer BYD juga turut hadir.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menekankan bahwa keberlanjutan tidak hanya soal teknologi. "Sejalan dengan visi Pemerintah Indonesia dalam membangun generasi masa depan, BYD berkomitmen untuk terus menjadi mitra jangka panjang dalam memperkuat perjalanan pendidikan anak-anak Indonesia," ujarnya dalam sambutan.
Dana Pendidikan Global Rp 7,9 Triliun pada 2024
Secara global, BYD mengalokasikan dana pendidikan senilai RMB 3 miliar atau setara Rp7,9 triliun sepanjang 2024. Dana tersebut disalurkan ke 35 universitas dan 28 museum sains serta teknologi di Tiongkok. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses pembelajaran dan mendorong inovasi generasi muda.
Di Indonesia, komitmen serupa diwujudkan lewat beragam program. Selain bantuan pendidikan, BYD juga aktif dalam penanganan dampak bencana, penanaman mangrove bersama komunitas pengguna, serta program edukasi teknologi kendaraan energi baru melalui BYD Goes to Campus di sejumlah perguruan tinggi.
Head of Public Relations: Kontribusi Nyata dari Memahami Kebutuhan
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan perusahaan ingin memastikan kehadirannya memberikan manfaat lebih luas. "Kami percaya kontribusi nyata dimulai dari memahami kebutuhan masyarakat di sekitar kita," katanya.
Perluasan program ini bertepatan dengan peluncuran BYD M6 DM di Indonesia. Hingga Mei 2026, BYD telah menjual lebih dari 16,5 juta kendaraan energi baru di 121 negara. Di Indonesia sendiri, perusahaan telah mengirimkan lebih dari 91.000 unit ke konsumen, menjadikannya salah satu kontributor utama pertumbuhan kendaraan listrik nasional.