Pencarian

Perang Paten DJI vs Insta360: Osmo Pocket 3 dan Luna Ultra Jadi Ajang Gugat-Menggugat

Minggu, 14 Juni 2026 • 03:57:01 WIB
Perang Paten DJI vs Insta360: Osmo Pocket 3 dan Luna Ultra Jadi Ajang Gugat-Menggugat
Pertarungan hukum DJI dan Insta360 memanas terkait paten kamera vlogging saku.

JAWA TENGAH — Pertarungan hukum antara dua raksasa kamera aksi, DJI dan Insta360, kini memanas. Kedua perusahaan saling melayangkan gugatan paten terkait kamera vlogging saku dengan stabilisasi mandiri. DJI menjadi pihak pertama yang menggugat Insta360 pada 11 Juni 2024, menuduh produk terbaru Insta360, Luna Ultra, melanggar dua paten desain dan empat paten utilitas miliknya. Langkah ini langsung dibalas Insta360 dengan gugatan balik yang menyasar sejumlah paten gimbal dan stabilisasi milik DJI.

Apa Isi Gugatan DJI terhadap Insta360?

Dalam gugatan yang dilaporkan PetaPixel, DJI mengklaim bahwa desain dasar Luna Ultra—mulai dari bentuk bodi genggam, leher penghubung antara bodi dan lengan gimbal, tombol scroll dan tombol rekam, hingga layar putar—secara langsung meniru Osmo Pocket 3. Pada gugatan terpisah yang berfokus pada paten utilitas, DJI juga menyebut Insta360 melanggar paten teknologi pelacakan (tracking) pada gimbal miliknya.

DJI tidak main-main dalam tuntutannya. Perusahaan asal China itu meminta pengadilan mengeluarkan perintah permanen yang melarang Insta360 menjual Luna Ultra. Selain itu, DJI juga menuntut ganti rugi berupa royalti yang wajar, pengembalian seluruh keuntungan penjualan Luna Ultra, serta denda tambahan karena dianggap sengaja melanggar hak paten.

Insta360 Balik Menyerang: Siapa yang Sebenarnya Melanggar?

Insta360 tidak tinggal diam. Perusahaan tersebut mengajukan gugatan balik dan mengklaim bahwa justru DJI-lah yang melanggar paten miliknya. Menurut Insta360, DJI melanggar lima paten yang terkait dengan stabilisasi gimbal, kontrol arah gimbal, stabilisasi kamera halus, overlay telemetri, dan stabilisasi video panorama. Teknologi-teknologi ini disebut-sebut muncul di seluruh lini produk DJI, mulai dari seri Osmo Pocket, Ronin, Osmo Mobile, hingga Osmo 360.

Sebagai bantahan tambahan, Insta360 menegaskan bahwa teknologi inti yang ada di Luna Ultra sebenarnya sudah ada pada produk-produk mereka sebelumnya, seperti webcam seri Link dan gimbal seri Flow. Artinya, Insta360 mengklaim bahwa mereka tidak meniru, melainkan mengembangkan teknologi yang sudah mereka miliki sejak awal.

Dampak Sengketa bagi Pasar Kamera Vlogging

Pertarungan hukum ini memiliki konsekuensi yang berbeda bagi kedua perusahaan. Bagi DJI, kemampuan untuk menjual pesaing langsung Luna Ultra—yakni Osmo Pocket 4 yang dirilis pada April 2025—saat ini terbatas di pasar Amerika Serikat. Sejak Desember 2025, Federal Communications Commission (FCC) memasukkan DJI ke dalam "Covered List", yang melarang perusahaan tersebut menjual drone dan kamera buatan asing baru di AS.

DJI disebut-sebut mengakali larangan ini dengan menjual kamera di bawah merek baru bernama "Xtra". Namun, jika pengadilan mengabulkan permohonan injeksi permanen terhadap Insta360, posisi kedua perusahaan akan menjadi lebih seimbang di pasar global. Engadget telah menghubungi kedua perusahaan untuk memberikan tanggapan lebih lanjut.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks