Pencarian

Legenda AS Brad Friedel Yakin Matt Freesa Bisa Bersinar di Piala Dunia 2026 dan Jadi Bintang Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 • 02:03:31 WIB
Legenda AS Brad Friedel Yakin Matt Freesa Bisa Bersinar di Piala Dunia 2026 dan Jadi Bintang Dunia
Brad Friedel memprediksi Matt Freese akan menjadi bintang di Piala Dunia 2026.

JAWA TENGAH — Brad Friedel, mantan kiper timnas Amerika Serikat yang kini menjadi pengamat, memberikan prediksi berani jelang Piala Dunia 2026. Dalam wawancara eksklusif dengan Freebets.com, ia menunjuk Matt Freese (27 tahun) sebagai pemain yang bisa bersinar di turnamen yang digelar di AS, Kanada, dan Meksiko.

Freese: Kiper MLS Pertama yang Jadi Andalan di Piala Dunia?

Freese diproyeksikan menjadi kiper utama AS di Piala Dunia 2026. Jika terwujud, ia akan mencatat sejarah sebagai kiper pertama yang bermain di MLS dan menjadi starter bagi timnas AS di turnamen sebesar ini.

“Saya memberikan dia debut di timnas U-19,” kata Friedel. “Dia atlet yang sangat baik, anak yang baik, tenang, dan percaya diri.”

Friedel mengakui Freese minim pengalaman turnamen besar. “Ini pertama kalinya dia masuk turnamen senior. Dia tidak pernah ikut Piala Dunia U-20 atau U-17. Secara teknis, dia akan sangat bagus. Tapi jika dia melakukan kesalahan, itu hal yang tidak diketahui—sama seperti kiper lainnya,” ujarnya.

Kompetisi di Skuad: Turner Berpengalaman, Brady Berpotensi

Friedel juga menyoroti dua kiper lain dalam skuad AS: Matt Turner dan Chris Brady. Turner, yang pernah bermain di Premier League, dianggap sebagai opsi berpengalaman jika Freese goyah. Sementara Brady (22 tahun) disebut punya masa depan paling cerah karena sudah mencatat lebih dari 100 pertandingan profesional.

“Semua kiper hebat AS—Tony Meola, saya sendiri, Kasey Keller, Tim Howard—semua memulai dari turnamen pertama mereka. Mungkin ini turnamen yang benar-benar menjadikan Matt Freese bintang dunia,” tambah Friedel.

MLS vs Eropa: Tekanan Berbeda, Bukan Masalah Besar

Tidak adanya kiper AS yang bermain di lima liga top Eropa bisa dianggap sebagai kelemahan. Namun Friedel justru melihat sisi positif. Menurutnya, tendangan dan umpan silang pada dasarnya sama di mana pun. Yang membedakan adalah tekanan.

“Di MLS, tekanannya tidak sebesar di klub Eropa atau Amerika Selatan. Ini malah bagus, terutama untuk Freese yang baru pertama kali mentas di turnamen besar,” jelas Friedel.

Grup Sulit: Paraguay, Australia, dan Turki Bukan Lawan Mudah

AS tergabung di Grup D bersama Paraguay, Australia, dan Turki. Friedel mengingatkan agar tidak meremehkan lawan. Ia menyebut Paraguay sebagai ancaman terbesar karena datang dari kualifikasi Amerika Selatan yang terkenal berat.

“Saya sangat khawatir dengan Paraguay. Tim mana pun yang lolos dari Amerika Selatan itu bagus. Penting untuk memulai dengan tiga poin. Kalau kalah di laga pertama, akan sulit,” ujarnya.

Ia juga mewaspadai Australia. “Secara pemain, kami lebih baik. Tapi ini soal sikap dan apa yang terjadi di lapangan. Australia akan menjadi laga yang sulit.” Menurut Friedel, sukses bagi AS adalah lolos ke fase gugur, lalu melihat lawan yang dihadapi.

Spekulasi Masa Depan Pochettino: Friedel Tak Peduli

Pelatih AS, Mauricio Pochettino, kerap dikaitkan dengan kursi kepelatihan AC Milan. Namun Friedel menganggap spekulasi itu tidak penting. Ia menegaskan bahwa agen Pochettino-lah yang biasa menghadiri pertemuan-pertemuan semacam itu, bukan pelatih asal Argentina tersebut.

“Saya tidak membuat masalah dari itu. Pochettino fokus penuh pada Piala Dunia. Jika turnamen berjalan baik, saya bisa melihat dia bertahan. Tapi dia tidak pernah bilang akan lanjut empat tahun. Dia dipekerjakan untuk sukses di Piala Dunia. Urusan setelahnya tidak penting bagi saya,” pungkas Friedel.

Bagikan
Sumber: fourfourtwo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks