Pencarian

Polisi Ungkap Sopir Fortuner Diduga Salah Injak Gas Saat Kecelakaan Maut di Bawah LRT Cinde, Korban Tewas Jadi Dua Orang

Sabtu, 06 Juni 2026 • 17:31:31 WIB
Polisi Ungkap Sopir Fortuner Diduga Salah Injak Gas Saat Kecelakaan Maut di Bawah LRT Cinde, Korban Tewas Jadi Dua Orang
Polisi mengungkap dugaan sopir Fortuner salah injak pedal gas saat kecelakaan di bawah LRT Cinde.

JAWA TENGAH — Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah mobil Toyota Fortuner, dua sepeda motor, dan satu angkutan kota (angkot) di bawah kolong LRT Cinde, Palembang, memakan korban jiwa lebih banyak dari yang dilaporkan sebelumnya. Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, mengonfirmasi bahwa Ahmad Ridwan, sopir angkot yang menjadi korban, mengembuskan napas terakhir pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB.

"Korban sopir angkot meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Kami menerima informasi tersebut sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Hermanto, Sabtu (6/6/2026). Sebelumnya, kecelakaan ini telah merenggut nyawa Devi Yanto (39), seorang pengendara sepeda motor yang mengalami luka berat setelah ditabrak dari belakang.

Dugaan Sopir Fortuner Salah Injak Pedal Gas

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mulai mengungkap dugaan penyebab kecelakaan yang terjadi di salah satu ruas jalan tersibuk Kota Palembang itu. Pengemudi Toyota Fortuner bernomor polisi BG-1856-UP, Ahmad Nasuhi (60), mengaku kepada penyidik bahwa ia berniat mengurangi kecepatan kendaraannya di tengah kepadatan lalu lintas. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

"Dari pengakuannya, saat ingin mengerem justru yang terinjak pedal gas," kata Iptu Hermanto. Pengakuan ini menjadi titik terang awal bagi penyidik, meskipun polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada faktor lain yang memicu kecelakaan. Akibat kesalahan tersebut, mobil SUV jenis Fortuner itu melaju tak terkendali, menabrak dua sepeda motor di depannya, lalu menghantam angkot dari arah belakang dengan benturan keras.

Penyidikan Masih Berlangsung, Polisi Kumpulkan Saksi dan Bukti

Meski pengemudi telah memberikan keterangan awal, polisi belum menetapkan kesimpulan akhir. Iptu Hermanto menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung secara menyeluruh. Penyidik saat ini masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian, memeriksa kondisi teknis kendaraan yang terlibat, serta mencocokkan pengakuan pengemudi Fortuner dengan barang bukti di lapangan.

"Keterangan tersebut masih kami dalami dan akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan serta keterangan para saksi," ujar Hermanto. Kecelakaan yang terjadi pada jam padat aktivitas itu sempat menyedot perhatian publik karena melibatkan beberapa kendaraan sekaligus dan menimbulkan kerusakan parah. Polisi mengimbau seluruh pengendara untuk selalu menjaga konsentrasi dan memastikan kondisi fisik prima saat berkendara guna menghindari kecelakaan serupa.

Bagikan
Sumber: sumsel.akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks