SRAGEN — Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Sragen menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VII di SIKK Sragen. Acara yang awalnya mempertemukan dua calon, Joko Pramono dan Ahmad Ilham S, berubah drastis saat Ilham menyatakan mundur sesaat sebelum pemungutan suara.
Pengunduran diri itu disampaikan karena Ahmad Ilham S tidak dapat hadir secara langsung di forum dan tengah menjalankan pekerjaan di luar Sragen. Forum sidang Muscab menerima keputusan tersebut dengan menghormati kontribusi Ilham selama ini di organisasi pengusaha muda tersebut.
Mengapa Calon Mundur di Menit Akhir?
Dalam forum Muscab VII, Ahmad Ilham S menyatakan mundur karena tidak bisa hadir langsung dan sedang bertugas di luar kota. Sidang menerima alasan itu dan memberikan penghormatan atas komitmennya. Dengan mundurnya satu calon, Joko Pramono langsung ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Sragen.
“Mari bersama menjadikan HIPMI Sragen sebagai rumah besar pengusaha muda yang solid, progresif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah,” kata Joko Pramono dalam sambutannya setelah ditetapkan.
Empat Fokus Program Ketua Terpilih
Dalam penyampaian visi misinya, Joko Pramono menekankan komitmennya membawa HIPMI Sragen menjadi pusat kolaborasi pengusaha muda yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Ia merinci empat program utama yang akan dijalankan:
- Penguatan kaderisasi dan edukasi pengusaha muda,
- Membangun ekosistem kolaborasi bisnis yang aktif dan produktif,
- Mendorong pertumbuhan serta skalabilitas bisnis anggota,
- Menghadirkan program dan event yang berdampak nyata bagi pengusaha muda Sragen.
Joko Pramono menekankan arah kepemimpinannya berorientasi pada eksekusi program, kolaborasi antaranggota, berbasis hasil, serta fokus pada pertumbuhan organisasi dan bisnis anggota.
Momentum Regenerasi Pengusaha Muda Sragen
Muscab VII HIPMI Sragen diharapkan menjadi momentum baru lahirnya semangat kolaborasi dan regenerasi kepemimpinan pengusaha muda di Kabupaten Sragen. Organisasi ini menargetkan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui program-program yang telah dirancang.