GROBOGAN — Satlantas Polres Grobogan langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai menerima laporan kecelakaan di wilayah Kecamatan Gubug. Insiden yang melibatkan dua kendaraan besar tersebut terjadi di ruas jalan raya penghubung kawasan Daplang menuju Sugihmanik.
Kecelakaan bermula saat truk diesel meluncur dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi, kendaraan mendadak oleng hingga menghantam truk tronton yang tengah berhenti di sisi jalan. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa, meski kabin depan truk diesel rusak parah.
Kondisi Pengemudi dan Evakuasi ke RS Getas Pendowo
Sopir truk diesel, Andika Dwi Rinjani Putra, dilaporkan selamat meski menderita sejumlah luka. Warga bersama petugas mengevakuasi korban yang saat itu berkendara seorang diri tak lama setelah benturan hebat pecah.
Andika mengalami luka lecet pada bagian kaki dan leher akibat hantaman tersebut. Petugas segera melarikan korban ke RS Getas Pendowo Gubug untuk mendapatkan perawatan medis intensif guna mengantisipasi cedera dalam.
"Korban sendirian, menggunakan sabuk keselamatan, dan lampu utama kendaraan dalam kondisi menyala," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Arie Eko, saat membeberkan kondisi awal pengemudi di lokasi kejadian.
Identitas Kendaraan dan Taksiran Kerugian Rp10 Juta
Tabrakan ini melibatkan Truk Diesel bernomor polisi H 8711 RE dengan Truk Tangki Tronton Hino bernomor polisi S 9749 UQ. Saat kejadian, tronton tersebut terparkir di bahu jalan sebelah barat atau sisi kanan dari arah laju truk diesel.
Kabin depan truk diesel ringsek setelah menghujam bagian belakang tangki tronton. Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, kerugian materiil yang dialami pemilik kendaraan ditaksir menyentuh angka Rp10 juta.
Penyebab Kecelakaan: Faktor Kurang Konsentrasi dan Minim Penerangan
Iptu Arie Eko menjelaskan bahwa geometri jalan di lokasi sebenarnya cukup aman karena berupa cor beton datar dan lurus. Namun, minimnya cahaya sebelum subuh disinyalir menjadi faktor pendukung terjadinya tabrakan tersebut.
"Pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga truk oleng ke kanan dan menabrak tronton yang sedang parkir darurat," jelas Iptu Arie. Saat itu, penerangan jalan hanya bersumber dari cahaya lampu warung dan rumah penduduk sekitar.
Pihak kepolisian mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur minim lampu penerangan. "Faktor penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi. Setiap pengendara wajib berkonsentrasi penuh demi keselamatan bersama," pungkasnya.