JAWA TENGAH — Arsenal mencatat rekor terburuk dengan lima pertandingan WSL tanpa kemenangan, dan pelatih Renée Slegers menghadapi ujian berat di derby London utara melawan Tottenham. Kekalahan atau hasil imbang di laga ini bisa membuat posisi pelatih asal Belanda tersebut semakin tidak aman.
Arsenal tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen setelah enam pertandingan WSL. Jarak itu tercipta usai The Gunners hanya bermain imbang melawan Birmingham City di kandang pada laga terakhir, menjadi kali kedua mereka kehilangan poin dari tim promosi musim ini.
Klub paling bergengsi di sepak bola wanita Inggris itu kini berada di posisi yang tidak biasa: sembilan poin di belakang London City Lionesses yang menempati peringkat ketiga. Artinya, ambisi lolos ke Liga Champions musim depan berada dalam bahaya nyata.
Arsenal menguasai bola lebih dari 60 persen di hampir setiap pertandingan, tetapi catatan Stats Perform menunjukkan masalah besar di lini depan. Tingkat konversi tembakan mereka hanya 4,1 persen, terburuk di WSL.
Akurasi tembakan Arsenal juga menjadi yang ketiga terburuk di liga (30,6 persen), dengan rata-rata xG per tembakan hanya 0,09. Angka-angka ini menjelaskan mengapa dominasi penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan produktivitas gol.
Renée Slegers terus memainkan Alessia Russo di posisi nomor 10, bukan sebagai penyerang tengah murni. Keputusan ini menuai kritik dari suporter dan pengamat, mengingat Russo dianggap salah satu nomor 9 terbaik Eropa.
Menariknya, Russo punya catatan impresif melawan Tottenham: delapan gol di WSL, lebih banyak dari lawan mana pun. Derby London utara bisa menjadi momen tepat bagi Slegers untuk mengubah pendekatannya.
Manajemen Arsenal dilaporkan masih mendukung Slegers. Namun, dukungan itu bisa berubah tergantung hasil di derby. Slegers sendiri menegaskan keyakinannya bahwa tim akan bangkit setelah memperbaiki "detail dan margin" yang menjadi masalah.
Pelatih Tottenham, Martin Ho, menolak meremehkan Arsenal meski timnya sedang dalam performa lebih baik. Spurs saat ini unggul empat poin atas Arsenal di klasemen.
"Jika Anda mencoba meremehkan tim dengan kualitas Arsenal, Anda akan mendapat masalah," kata Ho dalam konferensi pers.
Ho juga menyoroti kualitas penguasaan bola Arsenal yang disebutnya setara Manchester City. "Statistik penguasaan bola mereka mungkin tertinggi di liga, bersama Manchester City. Peluang gol dan sentuhan di kotak lawan sangat tinggi. Mereka punya pemain kelas dunia," ujarnya.
Spurs bukan tanpa masalah. Mereka menjadi tim kedua dalam sejarah WSL yang kebobolan enam gol atau lebih dalam dua pertandingan beruntun. Ho mengakui ada kesalahan kecil yang harus segera diperbaiki.
"Ada aspek tertentu yang secara kolektif tidak kami sukai, dan kami harus memastikan untuk mengoreksinya. Saat ini kami dihukum berat karena kesalahan kecil dengan bola," kata Ho.
Derby London utara menjadi pertarungan dua tim yang sama-sama sedang goyah. Bagi Arsenal, kemenangan bukan sekadar soal gengsi, melainkan kebutuhan untuk menjaga peluang finis di empat besar dan menyelamatkan posisi pelatih mereka.