Trump Impor 13,5 Juta Barel Diesel Rusia, Harga BBM AS Dikejar Turun

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:35:31 WIB
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan impor 13,5 juta barel diesel dari Rusia melalui Truth Social.

JAWA TENGAH — Amerika Serikat menyepakati impor 13,5 juta barel diesel dari Rusia untuk meredam lonjakan harga bahan bakar yang mencapai USD 6,28 per galon. Kesepakatan yang diumumkan Presiden Donald Trump melalui Truth Social ini disertai pelonggaran sanksi energi terhadap Moskow hingga April 2027.

Departemen Keuangan Amerika Serikat (US Treasury) resmi melonggarkan pembatasan impor diesel Rusia hingga 7 April 2027. Dokumen yang diunggah di situs resmi Kemenkeu AS itu menjadi dasar hukum bagi pengiriman bertahap yang akan dimulai dalam waktu dekat.

Rusia akan merilis tahap awal sebesar 300.000 ton atau sekitar 2,2 juta barel diesel, disusul 500.000 ton pada November, dan 1 juta ton setelahnya. Total pasokan yang akan digelontorkan mencapai 13,5 juta barel.

Harga Diesel AS Sentuh USD 6,28 per Galon

Data AAA menunjukkan rata-rata harga diesel di dalam negeri AS telah meroket ke level USD 6,28 per galon. Angka itu menjadi pemicu utama keputusan impor yang diambil secara mendadak ini.

Lonjakan biaya hidup dan inflasi disebut mendominasi pikiran pemilih menjelang pemilu sela (midterm elections). Pemerintahan Trump menilai kenaikan harga energi berpotensi menggerus elektabilitas partai.

Pelonggaran Sanksi dan Aturan Red-Dyed Diesel

Selain membuka keran impor, pemerintahan Trump melonggarkan aturan penggunaan red-dyed diesel, yakni bahan bakar khusus pertanian yang bebas pajak. Kebijakan ini dinilai memberi napas lega bagi petani Amerika, meski dampaknya terhadap armada truk logistik tergolong terbatas.

Trump mengklaim kontrol penuh atas Selat Hormuz dan kesepakatan energi dengan Rusia akan menurunkan harga diesel hingga menyentuh rekor.

"Di antara kontrol total kita atas Selat Hormuz, dan pengumuman luar biasa tentang Energi Rusia ini, Harga Diesel untuk warga Amerika dan dunia akan turun hingga menyentuh rekor, dan cepat!" tulis Trump di Truth Social.

Dampak ke Pasar Energi Global

Pasokan tambahan 13,5 juta barel dari Rusia berpotensi mengubah keseimbangan permintaan-penawaran diesel di pasar global. Bagi pelaku pasar komoditas, langkah AS ini menjadi sinyal bahwa tekanan inflasi energi menjadi prioritas politik utama menjelang pemilu.

Pelonggaran sanksi hingga April 2027 memberi kepastian jangka panjang bagi importir dan trader yang sebelumnya menghindari pasokan Rusia karena risiko regulasi. Pengiriman bertahap dalam tiga gelombang memungkinkan pasar menyerap tambahan pasokan tanpa guncangan harga yang tajam.

Bagi negara-negara produsen diesel utama, termasuk di Asia, masuknya pasokan Rusia ke pasar AS dapat menggeser aliran perdagangan. Sebagian kargo yang semula diarahkan ke Amerika berpotensi dialihkan ke pasar lain, termasuk Asia Tenggara, jika harga di AS tidak lagi menarik.

Pemerintahan Trump belum merinci mekanisme pengawasan agar pasokan Rusia benar-benar sampai ke pasar AS dan tidak dialihkan ke tujuan lain. Detail teknis pengiriman, termasuk pelabuhan tujuan dan jadwal kargo, juga belum diumumkan secara resmi.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top