SEMARANG — Ribuan pencari kerja di Jawa Tengah mendapat peluang baru lewat Job Fair yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Jawa Tengah sekaligus memeriahkan MTQ Nasional. Kegiatan yang berlangsung dua hari ini menawarkan 257 jenis jabatan dari berbagai sektor industri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah Ahmad Aziz mengatakan, antusiasme perusahaan sebenarnya jauh lebih besar. Sekitar 50 hingga 60 perusahaan sempat menyatakan minat, namun panitia hanya menyediakan 30 booth.
"Kita punya keterbatasan booth-nya itu hanya 30. Maka kita seleksi perusahaan-perusahaan itu supaya dari sisi segmentasi jabatannya, sektornya juga lebih variatif," kata Aziz di kantornya, Jumat (14/8/2026).
Dari total 4.587 lowongan yang tersedia, porsi terbesar justru diperuntukkan bagi lulusan SMA dan SMK dengan 1.995 posisi. Disusul lulusan SD sebanyak 1.400 lowongan dan lulusan SMP 587 lowongan.
Bagi pencari kerja dengan pendidikan diploma tersedia 523 lowongan, sementara lulusan sarjana memiliki 82 pilihan posisi. Kesempatan kerja juga terbuka lebar bagi penyandang disabilitas dengan 10 lowongan khusus, serta 1.614 lowongan lain yang bisa diakses oleh umum maupun disabilitas.
Dari 30 perusahaan yang lolos kurasi, sebanyak 16 perusahaan bersedia mengikuti rangkaian expo sekaligus menyediakan walk-in interview. Sisanya, 18 perusahaan mengikuti expo lowongan kerja biasa.
Sektor yang ditawarkan pun beragam, mulai dari manufaktur, pertanian, makanan, industri jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, outsourcing, pariwisata dan hotel, provider internet, retail, hingga penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Dua lembaga penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) juga turut serta untuk menjembatani masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri.
PT Kawasan Industri Kendal (KIK) turut berpartisipasi sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Kendal. Perusahaan ini mewakili delapan perusahaan tenant dengan 37 jenis jabatan dan 240 lowongan kerja.
Aziz menambahkan, kurasi ketat dilakukan agar pencari kerja punya pilihan dari banyak sektor, bukan hanya satu atau dua bidang. Pemerintah juga memastikan lowongan yang ditawarkan benar-benar tersedia dan perusahaan berkomitmen menindaklanjuti proses rekrutmen.
Hingga Jumat (14/8/2026), sekitar 2.800 orang telah mendaftar melalui sistem daring untuk hadir pada 20-21 Agustus 2026 mendatang. Pendaftaran masih dibuka melalui scan QR Code yang diunggah di akun Instagram @nakertrans.provjateng atau datang langsung ke kantor Disnakertrans Jateng pada hari H.
"Job fair konvensional masih diminati karena di situ ada fasilitas bisa langsung ketemu kepada perusahaannya, bisa ada pendalaman wawancara," ungkap Aziz.
Pendaftar online pun tetap bisa dipanggil mengikuti tes berikutnya. "Bisa dia daftar melalui online ke perusahaan tersebut, bisa dia datang sendiri. Nanti yang online pun bisa dipanggil untuk mengikuti tes berikutnya," pungkasnya.