JAWA TENGAH — Kemunculan hama di sekitar gudang beras BULOG di Karawang membuat warga sekitar resah. Tak butuh waktu lama, Direktur Operasi Perum BULOG Andi Afdal langsung meninjau lokasi pada Minggu (5/7) untuk berdialog dengan masyarakat, perangkat desa, dan jajaran BULOG setempat.
"Kami mengapresiasi perhatian dan masukan dari masyarakat. BULOG berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap permasalahan yang muncul di lapangan," ujar Andi dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Andi mendengarkan langsung keluhan warga dan memastikan setiap masukan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, BULOG segera meningkatkan pengendalian hama di kawasan pergudangan. Langkah konkret yang dilakukan antara lain penyemprotan (spraying) dan pengasapan (fogging) yang dikoordinasikan bersama masyarakat dan pihak terkait.
Prosedur ini dilakukan sesuai standar operasional dengan memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, dan keamanan lingkungan. BULOG juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fasilitas gudang, kebersihan lingkungan, sistem sanitasi, serta efektivitas Pengendalian Hama Gudang Terpadu (PHGT).
Andi menegaskan pengendalian hama sebenarnya merupakan kegiatan rutin di seluruh jaringan pergudangan BULOG. Namun, insiden di Karawang menjadi alarm untuk meningkatkan frekuensi monitoring dan langkah preventif ke depan.
"Kami tidak hanya fokus pada penyelesaian jangka pendek, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh agar pengelolaan gudang semakin baik," tambah Andi.
Ke depan, BULOG berencana memperkuat pemeliharaan fasilitas pergudangan, meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan masyarakat. Semua operasional pergudangan akan dipastikan berjalan sesuai standar tata kelola yang baik.
Respons cepat ini menjadi bukti komitmen BULOG dalam menjaga kualitas Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sekaligus memastikan keberadaan gudang tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar.