Babinsa Koptu Rian Bantu Padamkan Kebakaran 10 Rumah Bedakan di Tabalong

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 16:12:01 WIB
Babinsa Koptu Rian membantu pemadaman kebakaran yang menghanguskan 10 rumah di Desa Kapar, Tabalong.

JAWA TENGAH — Kebakaran terjadi di sebuah pemukiman padat di RT 11, Desa Kapar. Berdasarkan keterangan saksi Zainudin dan Ahsan, api pertama kali diketahui sekitar pukul 02.00 WITA. Keduanya yang tengah beristirahat di rumah berjarak 20 meter dari lokasi kejadian mendengar keributan warga. Saat keluar, api sudah membesar dan membakar bagian tengah rumah bedakan milik Taufik, lalu merambat ke bangunan lain.

Seluruh bangunan yang sebagian besar berbahan kayu dilaporkan hangus seratus persen. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan cukup besar akibat 10 pintu rumah yang rata dengan tanah.

Koptu Rian: Kehadiran Babinsa Bentuk Kepedulian

Mengetahui musibah itu, Koptu Rian segera menuju lokasi. Ia tidak hanya membantu pemadaman, tetapi juga mengamankan warga dan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Proses pemadaman dilakukan bersama personel BPBD Kabupaten Tabalong, Damkar Tabalong, aparat terkait, dan warga setempat.

"Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga. Sebagai aparat kewilayahan, kami akan selalu hadir membantu masyarakat dalam setiap keadaan, termasuk saat terjadi bencana seperti kebakaran ini. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini," ujar Koptu Rian dalam keterangan yang diterima redaksi.

Imbauan Kewaspadaan Usai Kebakaran

Setelah api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman, Koptu Rian mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta agar instalasi listrik diperiksa secara berkala, api kompor dipastikan padam setelah digunakan, dan potensi bahaya segera dilaporkan.

"Kewaspadaan bersama sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali," tambahnya.

Berkat kerja sama seluruh pihak, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman lain. Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran di pemukiman padat dengan konstruksi kayu, terutama pada malam hari saat sebagian besar warga tengah beristirahat.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: targetnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top