4 Wisatawan Asal Ambarawa Ditemukan Tewas Saat Camping di Kawasan Wisata Temanggung, Ini Dugaan Penyebabnya

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:50:01 WIB
Empat wisatawan asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia saat camping di kawasan wisata Temanggung.

TEMANGGUNG — Peristiwa tragis menimpa empat wisatawan asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang ditemukan tewas saat camping di kawasan wisata Temanggung. Mereka diduga merupakan satu keluarga yang tengah menikmati liburan akhir pekan.

Awal Muka: Keluarga Tak Kunjung Pulang

Korban dilaporkan tidak kembali ke tempat asal sesuai jadwal yang direncanakan. Warga sekitar lokasi camping kemudian menemukan keempatnya dalam kondisi tidak bernyawa di dalam tenda pada Minggu pagi.

Petugas dari Polres Temanggung bersama Tim SAR gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan awal. Lokasi perkemahan berada di area perbukitan yang cukup terpencil dengan akses jalan setapak.

Dugaan Sementara: Gangguan Pernapasan Akibat Asap

Hasil pemeriksaan awal di TKP, petugas menemukan alat pembakaran atau tungku portabel di dalam tenda. Dugaan sementara, keempat korban meninggal karena kekurangan oksigen atau keracunan karbon monoksida (CO) yang dihasilkan dari pembakaran di ruang tertutup.

"Dari barang bukti yang ditemukan, ada tungku kecil di dalam tenda. Kemungkinan besar mereka menghidupkannya untuk menghangatkan tubuh saat malam hari, tapi ventilasi tenda tertutup rapat," ujar salah satu petugas di lapangan.

Proses Evakuasi dan Penyelidikan Lebih Lanjut

Tim medis dari Puskesmas setempat telah melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad keempat korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh para wisatawan tersebut.

Jenazah keempat korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Temanggung untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Polres Temanggung masih menunggu hasil visum et repertum dari dokter forensik.

Apa Langkah Berikutnya?

Pihak kepolisian mengimbau para wisatawan yang hendak berkemah untuk lebih berhati-hati, terutama saat menggunakan alat pembakar di dalam tenda. Ventilasi udara yang cukup menjadi faktor krusial untuk mencegah tragedi serupa.

Pengelola kawasan wisata setempat juga diminta untuk memasang rambu peringatan dan memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai bahaya penggunaan tungku di ruang tertutup. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Temanggung.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: radarsemarang.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top