Sean Strickland Bungkam Khamzat Chimaev Lewat Kemenangan Split Decision di UFC 328

Penulis: Oki Setiawan  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 12:49:57 WIB
Sean Strickland meraih kemenangan split decision atas Khamzat Chimaev di UFC 328.

Sean Strickland kembali membalikkan prediksi bursa taruhan setelah mengalahkan Khamzat Chimaev melalui kemenangan angka tipis (split decision) dalam duel utama UFC 328. Keberhasilan "Tarzan" meredam gulat Chimaev di ronde-ronde krusial menjadi kunci utama yang mengantarkannya meraih hasil positif di oktagon.

Lantai oktagon UFC 328 menjadi saksi runtuhnya dominasi Khamzat Chimaev yang selama ini dianggap sebagai monster tak terhentikan di kelas menengah. Sean Strickland, yang datang sebagai underdog dengan rasio taruhan +375, berhasil keluar sebagai pemenang setelah melewati pertarungan lima ronde yang menguras fisik dan mental.

Kemenangan ini mengulang memori saat Strickland mengejutkan dunia dengan merebut sabuk juara dari Israel Adesanya pada 2023 silam. Meski kali ini kemenangan diraih lewat keputusan juri yang tidak mutlak, Strickland membuktikan bahwa gaya bertarungnya yang ortodoks tetap menjadi teka-teki sulit bagi petarung elit sekalipun.

Ronde Kelima yang Menentukan Nasib Khamzat Chimaev

Ketegangan memuncak saat kedua petarung memasuki ronde pamungkas. Di titik ini, stamina Chimaev terlihat mulai menurun, sementara Strickland tetap konsisten dengan tekanan jab dan kombinasi pukulan lurusnya. Chimaev berulang kali mencoba melakukan takedown, namun Strickland menunjukkan pertahanan gulat yang solid.

Momen krusial terjadi ketika Strickland mulai mencampur serangan jabnya dengan pukulan kanan keras yang mendarat telak beberapa kali. Meski Chimaev berusaha membalas dengan jual beli serangan, volume pukulan Strickland jauh lebih aktif. Efektivitas pertahanan Strickland dalam menetralisir upaya gulat lawan di menit-menit akhir menjadi pembeda di mata para juri.

Dua dari tiga juri, Sal D’Amato dan Eric Colon, memberikan skor 48-47 untuk kemenangan Strickland. Sementara itu, hakim Sue Sanidad memberikan angka 48-47 untuk keunggulan Chimaev. Perbedaan penilaian ini berakar pada ronde kelima, di mana Sanidad melihat Chimaev lebih unggul, sedangkan dua juri lainnya memihak Strickland.

Dominasi Gulat yang Berhasil Dipatahkan di Ronde Kedua

Pertarungan sebenarnya dimulai sesuai skenario Chimaev pada ronde pertama. Petarung asal Chechnya tersebut langsung menyergap Strickland dan mendominasi permainan bawah. Chimaev berkali-kali melepaskan upaya kuncian leher dan membanting Strickland setiap kali sang lawan mencoba bangkit berdiri.

Namun, momentum berubah drastis memasuki ronde kedua. Strickland berhasil mematahkan upaya takedown Chimaev dan justru membalikkan posisi hingga memaksa "Borz" berada di posisi bawah (back). Strickland memegang kendali posisi atas selama beberapa menit, sebuah pemandangan yang jarang terjadi dalam karier profesional Chimaev.

Memasuki ronde ketiga, Chimaev tampak mulai meninggalkan strategi gulatnya dan memilih meladeni adu pukul di posisi berdiri. Strategi ini justru menjadi bumerang karena Strickland sangat dominan dalam volume serangan. Meski hidung Strickland sempat berdarah akibat serangan balik Chimaev, ketiga juri sepakat memberikan ronde ketiga untuk sang petarung Amerika Serikat.

Analisis Skor Juri dan Statistik Pertandingan

Data penilaian menunjukkan betapa tipisnya margin kemenangan dalam laga ini. Berikut adalah ringkasan skor dari ketiga hakim di pinggir ring:

  • Sal D’Amato: 48-47 untuk Strickland (Ronde 2, 3, 5)
  • Eric Colon: 48-47 untuk Strickland (Ronde 2, 3, 5)
  • Sue Sanidad: 48-47 untuk Chimaev (Ronde 1, 4, 5)

Chimaev sempat mencuri kembali momentum pada ronde keempat melalui variasi serangan berdiri yang lebih beragam dan satu takedown bersih di akhir ronde. Namun, kegagalannya mempertahankan intensitas serangan di ronde kelima harus dibayar mahal dengan kekalahan perdana yang mencoreng catatan rekornya.

Kekalahan ini memicu spekulasi mengenai kondisi fisik Chimaev yang dianggap tidak lagi sebuas saat dirinya pertama kali menggegerkan divisi menengah. Di sisi lain, Sean Strickland kini kembali masuk dalam bursa penantang gelar utama, membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar juara kebetulan di masa lalu.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: sports.yahoo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top