SLAWI — Kebakaran menghanguskan dua ruang kelas SD Negeri Kedungkelor 02 yang berada di Jalan Raya Pantura Tegal–Pemalang, Desa Kedungkelor RT 07/RW 05, Kecamatan Warureja. Api mulai berkobar sekitar pukul 13.05 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik melihat kepulan asap membubung dari area sekolah.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Nawawi menyatakan laporan kebakaran pertama kali diterima dari petugas Damkar Kabupaten Pemalang. Petugas Damkar Kabupaten Tegal langsung bergerak ke lokasi begitu laporan masuk.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung berjibaku memadamkan api bersama rekan dari Pemalang. Proses pemadaman berlangsung sekitar 15 menit sebelum api dinyatakan benar-benar terkendali pada pukul 13.45 WIB.
Renovasi Sekolah Sedang Berjalan Saat Api Muncul
Kebakaran terjadi ketika SDN Kedungkelor 02 tengah menjalani proses renovasi. Sejumlah tukang dan seorang guru dilaporkan sedang beristirahat untuk makan saat kejadian berlangsung.
Suasana berubah setelah warga sekitar memberitahukan adanya kebakaran di salah satu ruang sekolah. Api yang muncul kemudian membesar dengan cepat hingga merusak dua ruang kelas.
Dugaan Sementara: Korsleting Listrik
Penyebab kebakaran masih dalam dugaan awal. Nawawi menyebut korsleting listrik sebagai pemicu berdasarkan keterangan di lokasi kejadian.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah api berhasil dijinakkan, petugas melakukan pemadaman akhir sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
"Petugas Damkar Kabupaten Tegal bersama Petugas Damkar Kabupaten Pemalang melaksanakan pemadaman dan pengendalian kebakaran," kata Nawawi.
Dampak bagi Kegiatan Belajar Siswa
Dua ruang kelas yang rusak dipastikan mengganggu kegiatan belajar mengajar di SDN Kedungkelor 02. Pihak sekolah belum menyampaikan langkah lanjutan terkait relokasi siswa maupun perbaikan ruang yang terdampak.
Peristiwa ini menambah daftar kebakaran bangunan fasilitas pendidikan di Kabupaten Tegal. Warga sekitar berharap ada pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi listrik di sekolah-sekolah lain, terutama yang sedang dalam masa renovasi.