Pencarian

KKN UIN Walisongo Ajarkan Ecoprint ke Siswa TK di Kendal, Batik Daun Jadi Bekal Cinta Lingkungan Sejak Dini

Jumat, 28 Agustus 2026 • 15:14:01 WIB
KKN UIN Walisongo Ajarkan Ecoprint ke Siswa TK di Kendal, Batik Daun Jadi Bekal Cinta Lingkungan Sejak Dini
Siswa TK Mardi Putra 01 di Kendal mempraktikkan pembuatan ecoprint dengan media totebag didampingi mahasiswa KKN UIN Walisongo.

KENDAL — Puluhan siswa TK Mardi Putra 01 di Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, mendapat pengalaman belajar yang berbeda. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Posko 204 menggelar edukasi dan praktik pembuatan ecoprint, sebuah teknik mencetak motif alami pada kain dengan memanfaatkan bagian tumbuhan.

Kegiatan ini bukan sekadar keterampilan baru. Lebih dari itu, mahasiswa ingin menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Anak-anak diperkenalkan pada gagasan bahwa daun yang kerap dianggap limbah bisa disulap menjadi karya seni yang bernilai.

Mengubah Daun Biasa Menjadi Karya di Atas Totebag

Dalam sesi pengenalan, mahasiswa KKN menjelaskan bahan-bahan yang dipakai dan cara kerja ecoprint. Anak-anak tampak antusias mengikuti demonstrasi, mulai dari memilih daun, menatanya di atas media, hingga teknik memukul daun secara perlahan agar pigmen warnanya berpindah ke permukaan kain.

Setelah memahami konsepnya, giliran mereka mempraktikkan langsung. Setiap siswa mendapatkan sebuah totebag kecil sebagai media berkarya. Dengan didampingi mahasiswa, mereka dengan cermat memilih dan menata daun sesuai imajinasi masing-masing.

Suasana berlangsung meriah ketika pola daun mulai tampak tercetak di totebag. Beberapa anak tak ragu menunjukkan hasil karyanya kepada teman dan para pendamping. Aktivitas ini sekaligus menjadi sarana untuk mengasah kreativitas dan melatih motorik halus anak melalui proses memilih, menata, dan menciptakan karya secara langsung.

Bekal Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan untuk Anak

Para mahasiswa KKN berharap pengalaman ini memberikan kesan mendalam bagi para siswa. Pengenalan pemanfaatan bahan alami sejak dini dinilai mampu membentuk kebiasaan positif dan mendorong anak-anak lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya.

Hasil karya ecoprint yang dibawa pulang bukan hanya sekadar totebag bermotif. Melalui kegiatan itu, anak-anak belajar memahami bahwa bahan sederhana di sekitar mereka dapat diolah menjadi sesuatu yang kreatif, bermanfaat, dan bernilai ekonomi.

Follow katajateng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatengnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks