Pencarian

Satgas PRR Pacu Pemulihan 3.000 Km Jalan dan 200 Jembatan di Aceh-Sumut-Sumbar Sebelum Musim Hujan

Minggu, 07 Juni 2026 • 19:41:31 WIB
Satgas PRR Pacu Pemulihan 3.000 Km Jalan dan 200 Jembatan di Aceh-Sumut-Sumbar Sebelum Musim Hujan
Satgas PRR percepat pemulihan 3.000 km jalan dan 200 jembatan di Aceh, Sumut, dan Sumbar sebelum musim hujan.

JAWA TENGAH — Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan prioritas pemulihan difokuskan pada infrastruktur dasar yang rusak akibat bencana hidrometeorologi. “Yang diprioritaskan adalah infrastruktur, sungai, jalan, jembatan, perdagangan, pertanian, kemudian huntap juga penting supaya masyarakat tidak terlalu lama di huntara,” ujar Tito dalam rapat koordinasi bersama Ketua Tim Pengarah Satgas PRR, Pratikno, di Jakarta pekan lalu.

Proyek Kritis di Tiga Provinsi yang Dikebut

Di Aceh Tengah, Satgas mengawal langsung penanganan longsor di ruas jalan penghubung menuju Gayo Lues. Pekerjaan penguatan lereng, perbaikan badan jalan, dan pembangunan dinding penahan tanah terus dikebut. Tim juga memantau normalisasi sungai dan penguatan tebing secara terpadu untuk mencegah kerusakan berulang saat curah hujan meningkat.

“Seluruh pekerjaan pada titik-titik kritis harus diselesaikan lebih cepat. Infrastruktur ini akses utama masyarakat, tidak boleh kembali terganggu,” kata salah satu anggota Satgas saat meninjau lokasi.

Sementara di Gayo Lues, perhatian khusus diberikan pada pembangunan tanggul pengaman sungai yang melindungi permukiman dan lahan produktif. Target awal penyelesaian Agustus diminta dipercepat mengingat intensitas hujan di kawasan tersebut tergolong tinggi.

Kendala di Lapangan: Material hingga BBM Alat Berat

Dalam pemantauan bersama Balai Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, dan kontraktor pelaksana, Satgas menyerap sejumlah kendala teknis. Mulai dari kebutuhan material bangunan, pembebasan lahan, hingga pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi alat berat yang beroperasi di lokasi terpencil.

Di Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, para pekerja nekat melakukan percepatan hingga malam hari meski menghadapi tantangan medan. “Ini bukti komitmen semua pihak agar distribusi logistik dan mobilitas ekonomi warga kembali normal,” ujar perwakilan Satgas di lokasi.

Dukungan Warga dan Usulan Perbaikan Fasilitas Kesehatan

Di Desa Kutagaluh, Kecamatan Lawe Bulan, hasil penguatan dinding sungai mulai dirasakan warga. Pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas pembangunan tanggul yang mengurangi kekhawatiran terhadap banjir susulan. Satgas menilai sinergi dengan masyarakat dan pemda menjadi faktor kunci kelancaran proyek.

Dalam pertemuan dengan Forkopimda Aceh Tenggara, Satgas juga menerima usulan perbaikan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak. Seluruh masukan akan dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait agar pemulihan berjalan lebih menyeluruh.

Pemulihan ini merupakan bagian dari program permanen pascabencana yang mencakup tiga provinsi. Selain infrastruktur, sektor perdagangan dan pertanian juga menjadi perhatian agar roda ekonomi masyarakat bisa berputar kembali sebelum akhir tahun.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks