Pencarian

19 Daerah di Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Longsor dan Puting Beliung

Sabtu, 16 Mei 2026 • 11:55:12 WIB
19 Daerah di Jawa Tengah Berpotensi Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Longsor dan Puting Beliung
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem di 19 daerah Jawa Tengah hari ini.

SEMARANG — Volatilitas cuaca di Jawa Tengah diprediksi masih tinggi hingga akhir Mei. Pada hari ini, Sabtu (16/5/2026), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda 19 daerah di provinsi ini.

Daerah Mana Saja yang Berpotensi Cuaca Ekstrem?

Prakirawan BMKG, Risca Maulida, merinci wilayah-wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Daerah-daerah tersebut tersebar di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian tengah, Solo Raya, dan sebagian Pantura.

Berikut 19 daerah yang masuk dalam daftar waspada: Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Slawi, Magelang, Salatiga, Majenang, dan Ambarawa.

Potensi Bencana Mengintai di Balik Hujan Lebat

Risca Maulida mengingatkan bahwa cuaca ekstrem ini bukan sekadar hujan biasa. "Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut," ujarnya dalam keterangan resmi.

Untuk daerah di luar 19 wilayah tersebut, cuaca diperkirakan lebih bersahabat. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tetap berpeluang mengguyur, namun tidak disertai fenomena ekstrem. Angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 3-27 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 18-35 derajat Celcius dengan kelembaban 45-95 persen.

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Selatan dan Utara Jawa

Tidak hanya di darat, aktivitas di laut juga patut diwaspadai. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Shafira Tsanyfadhila, melaporkan bahwa gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan selatan dan utara Jawa Tengah.

Kondisi ini diperparah dengan cuaca berawan dan hujan ringan yang masih berlangsung di perairan. Shafira mengimbau warga yang beraktivitas di laut untuk tetap waspada, terutama saat kecepatan angin sangat tinggi. "Cuaca yang kurang baik ini juga membuat sejumlah lokasi wisata pantai mengalami penurunan jumlah pengunjung," ungkapnya.

Bagikan
Sumber: mediaindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks