Pencarian

Potensi ZIS ASN Klaten Capai Rp 30 Miliar per Tahun, Realisasi Baru Rp 2,6 Miliar, Baznas Dorong Pemotongan Gaji Otomatis

Rabu, 13 Mei 2026 • 20:46:08 WIB
Potensi ZIS ASN Klaten Capai Rp 30 Miliar per Tahun, Realisasi Baru Rp 2,6 Miliar, Baznas Dorong Pemotongan Gaji Otomatis
Baznas Klaten dorong pemotongan gaji otomatis untuk optimalkan pengumpulan ZIS ASN.

KLATEN — Baznas Kabupaten Klaten tengah mendorong optimalisasi pengumpulan ZIS dari kalangan ASN. Langkah ini ditempuh setelah terungkapnya data bahwa potensi ZIS dari pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Klaten mencapai hampir Rp 30 miliar per tahun, namun realisasinya masih sangat jauh dari angka tersebut.

Mengapa Realisasi ZIS ASN Jauh dari Potensi?

Ketua Baznas Klaten, KH Muchlis Hudaf, mengungkapkan bahwa saat ini kesadaran ASN untuk menunaikan zakat melalui Baznas masih rendah. Padahal, potensi dari total penghasilan ASN di Klaten sangat besar.

"Potensi ZIS ASN di Klaten diperkirakan mencapai Rp 29 miliar sampai Rp 30 miliar per tahun, sementara realisasinya baru Rp 2,6 miliar. Ini ketimpangan yang lebar," kata Muchlis dalam keterangannya, Senin lalu.

Pemotongan Gaji Otomatis Jadi Solusi

Untuk menutup celah tersebut, Baznas Klaten mengusulkan kebijakan pemotongan gaji ASN secara otomatis setiap bulan. Mekanisme ini dinilai lebih efektif dibandingkan sistem sukarela yang berjalan selama ini.

Muchlis menjelaskan bahwa sistem pemotongan langsung dari sumber penghasilan telah diterapkan di beberapa daerah lain dan berhasil meningkatkan penerimaan ZIS secara signifikan. Pemkab Klaten diminta segera merealisasikan kebijakan ini melalui regulasi Peraturan Bupati (Perbup).

Dana ZIS untuk Program Pemberdayaan Masyarakat

Dana ZIS yang terkumpul nantinya tidak hanya disalurkan untuk konsumtif, tetapi juga untuk program pemberdayaan ekonomi mustahik. Baznas Klaten telah memiliki sektor program yang menyasar pendidikan, kesehatan, dan bantuan modal usaha bagi warga kurang mampu.

Dengan adanya tambahan dana dari optimalisasi ZIS ASN, Baznas berharap cakupan penerima manfaat bisa diperluas, tidak terbatas pada warga di perkotaan Klaten, tetapi juga hingga ke pelosok desa.

Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks