SALATIGA — Ketua KONI Salatiga, Agus Purwanto, memberi peringatan keras kepada para atlet yang tidak disiplin mengikuti tahapan persiapan menuju Porprov Jawa Tengah 2026. Sebanyak 84 atlet yang memilih mangkir dalam tes parameter tahap I terancam dicoret dari daftar kontingen.
“Ini soal komitmen. Kalau sejak awal saja sudah tidak hadir dalam tes yang sudah dijadwalkan, bagaimana kami bisa yakin mereka siap bertanding di Porprov?” ujar Agus, Senin lalu.
Mengapa Tes Parameter Begitu Krusial?
Tes parameter merupakan salah satu tahapan wajib yang harus dilalui setiap atlet sebelum resmi masuk dalam kontingen. Hasil tes ini menjadi acuan pelatih untuk mengetahui kondisi fisik dasar atlet dan menyusun program latihan lanjutan.
Tanpa data parameter yang akurat, risiko cedera atlet saat bertanding dinilai lebih tinggi. KONI juga tidak bisa memastikan apakah atlet tersebut benar-benar siap bersaing di level provinsi.
Ancaman Pencoretan Bukan Sekadar Gertakan
Agus menegaskan pihaknya akan benar-benar mencoret nama-nama yang mangkir tanpa alasan jelas. Langkah ini diambil demi menjaga kualitas dan keseriusan kontingen Salatiga di Porprov nanti.
“Kami tidak ingin membawa atlet yang setengah hati. Lebih baik jumlah atlet sedikit tapi semuanya serius dan siap tempur,” tegasnya.
KONI Salatiga masih memberikan tenggat waktu bagi para atlet untuk memberikan klarifikasi. Jika hingga batas akhir tidak ada konfirmasi atau alasan yang bisa diterima, pencoretan akan segera dilakukan.
Dampak bagi Kontingen Salatiga
Porprov Jateng 2026 menjadi ajang penting bagi Salatiga untuk mempertahankan prestasi di kancah olahraga Jawa Tengah. Dengan puluhan atlet terancam dicoret, target perolehan medali bisa terdampak signifikan.
KONI saat ini masih menunggu data lengkap dari masing-masing cabang olahraga terkait jumlah atlet yang benar-benar aktif mengikuti persiapan. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan dalam waktu dekat untuk mematangkan komposisi kontingen.