Pencarian

Pemkot Semarang Tukar Sampah Botol Plastik dengan Lumpia Gratis

Senin, 04 Mei 2026 • 20:06:01 WIB
Pemkot Semarang Tukar Sampah Botol Plastik dengan Lumpia Gratis

SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang menginisiasi program Lumpiavaganza dengan menukarkan lima botol plastik bekas untuk satu voucher lumpia gratis bagi warga di Lapangan Simpang Lima, Minggu (3/5/2026). Langkah ini menjadi strategi memperingati Hari Jadi ke-479 Kota Semarang sekaligus mengedukasi masyarakat tentang nilai ekonomi sampah plastik.

Penukaran botol telah berlangsung sejak 26 hingga 30 April 2026 melalui jaringan bank sampah di tingkat kelurahan. Ribuan botol plastik berhasil terkumpul dari antusiasme warga yang ingin mencicipi kuliner legendaris tersebut secara cuma-cuma.

Mekanisme Tukar Sampah Plastik di Simpang Lima

Warga cukup membawa lima botol plastik bekas untuk mendapatkan satu voucher, dengan batas maksimal dua voucher per orang. Skema sederhana ini dirancang untuk memicu perubahan perilaku masyarakat terhadap kebersihan lingkungan secara masif di Ibu Kota Jawa Tengah.

Kawasan Simpang Lima berubah menjadi lautan manusia sejak pagi hari. Banyak warga mengaku telah menyiapkan stok botol plastik dari rumah jauh-jauh hari demi mengikuti perayaan tahunan ini. Hal tersebut membuktikan bahwa stimulus ekonomi kecil mampu menggerakkan kesadaran lingkungan.

Libatkan 33 UMKM Klaster Lumpia Semarang

Program ini tidak hanya fokus pada isu lingkungan, melainkan menyasar penguatan ekonomi lokal. Sebanyak 33 pelaku UMKM yang tergabung dalam klaster lumpia dikerahkan untuk menyediakan ribuan porsi makanan khas tersebut guna memenuhi penukaran voucher warga.

Keterlibatan puluhan perajin ini memastikan identitas lumpia sebagai ikon kuliner Semarang tetap terjaga. Perputaran ekonomi dari subsidi voucher pemerintah daerah langsung dirasakan oleh para pelaku usaha kecil di berbagai sudut kota.

"Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari mulai dari diri sendiri. Buang sampah pada tempatnya, dan botol plastik bisa kita tukar jadi lumpia," ungkap Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Minggu (3/5/2026).

Upaya Membangun Budaya Bersih di Jawa Tengah

Melalui Lumpiavaganza, pemerintah daerah berupaya menanamkan kesadaran bahwa sampah plastik memiliki nilai guna jika dikelola dengan benar. Pola pikir ini diharapkan terus berlanjut di luar momentum hari jadi kota agar visi Semarang Bersih tercapai.

Hasil pengumpulan sampah dari bank sampah kelurahan dan acara puncak akan diproses lebih lanjut melalui sistem pengelolaan sampah kota. Pemerintah berharap gerakan ini menjadi pengungkit budaya baru bagi warga dalam memperlakukan limbah plastik sehari-hari.

Bagikan
Sumber: jateng.idntimes.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks