Xbox Minta Rp 14 Triliun ke Netflix untuk Hak Eksklusif Film Game

Penulis: Lukman Hakim  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35:01 WIB
Xbox menawar balik Netflix senilai USD 800 juta atau sekitar Rp 14 triliun untuk hak eksklusif adaptasi game Microsoft.

JAWA TENGAH — Xbox menawar balik Netflix dengan nilai USD 800 juta atau sekitar Rp 14 triliun untuk hak eksklusif adaptasi game Microsoft menjadi film dan serial. Penawaran awal Netflix hanya USD 500 juta atau sekitar Rp 9 triliun, namun kesepakatan akhirnya batal setelah perombakan manajemen di Netflix. Negosiasi ini menyoroti besarnya nilai waralaba game dalam industri hiburan global.

Rincian negosiasi ini pertama kali dilaporkan Puck News dan dikutip IGN. Netflix tertarik mengadaptasi sejumlah game terbesar Microsoft menjadi film dan serial TV, meski cakupan pasti kesepakatan tidak pernah dijelaskan secara rinci.

Apa yang Sebenarnya Diperebutkan

Inti negosiasi adalah hak eksklusif atas katalog game milik Xbox. Netflix ingin mengunci akses ke waralaba besar Microsoft untuk dijadikan konten orisinal di platformnya.

Namun laporan Puck News tidak menyebut judul game spesifik yang masuk dalam pembicaraan. Yang jelas, Microsoft menilai asetnya jauh lebih mahal daripada angka yang diajukan Netflix.

Mengapa Kesepakatan Batal

Kesepakatan itu dikabarkan batal total setelah serangkaian perombakan di Netflix. Penyebab pastinya belum diketahui, apakah karena harga yang diminta Xbox terlalu tinggi atau faktor lain.

Laporan Puck News mengisyaratkan salah satu faktornya berkaitan dengan keluarnya Bela Bajaria, yang sebelumnya menjabat kepala konten Netflix. Netflix memang mengumumkan PHK sekitar 1.000 staf pada awal bulan, dan sejumlah eksekutif senior termasuk Bajaria dan kepala bagian film Dan Lin ikut terdampak.

Dan Lin dilaporkan berselisih dengan sutradara Greta Gerwig soal perilisan film Netflix mendatang, Narnia: The Magician's Nephew. Perombakan ini membuat arah kesepakatan dengan Xbox ikut berubah.

Strategi Baru Xbox

Xbox kini mengejar sejumlah kesepakatan lebih kecil alih-alih satu kontrak eksklusif raksasa. Tujuannya menggandeng lebih banyak mitra, meski identitas mitra-mitra tersebut belum diungkap.

Langkah ini menandai pergeseran pendekatan Microsoft dari model eksklusivitas tunggal ke kemitraan yang lebih tersebar. Nilai per kesepakatan kemungkinan lebih rendah, tetapi jangkauannya lebih luas.

Proyek yang Tetap Jalan

Meski gagal mencapai kesepakatan eksklusif jangka panjang, Xbox dan Netflix tetap berencana bekerja sama. Film live-action dan serial animasi berdasarkan game Gears of War sudah lama dikerjakan kedua pihak.

Netflix juga mengumumkan serial animasi Minecraft pada 2024, lalu mengonfirmasi rencana serial animasi Diablo bulan lalu. Proyek-proyek ini berjalan di luar kerangka kesepakatan eksklusif yang batal tersebut.

Bagi pasar Indonesia, negosiasi bernilai belasan triliun rupiah ini menunjukkan betapa seriusnya platform streaming memburu konten berbasis game. Pemain lokal yang aktif di ekosistem Xbox dan menonton Netflix di Indonesia kemungkinan besar akan menjadi penonton pertama adaptasi waralaba tersebut ketika rampung.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top