Ribuan Santri Al-Kahfi Somalangu Kebumen Panjatkan 20.000 Sholawat, Doakan Indonesia Bebas Bencana

Penulis: Lukman Hakim  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:01:32 WIB
Ribuan santri Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu Kebumen melantunkan sholawat bersama dalam kegiatan bertema "Doa Santri untuk Negeri".

KEBUMEN — Lantunan sholawat memenuhi lingkungan Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen. Gus Fahmi Alhasani memimpin pembacaan sholawat yang diikuti ribuan santri dengan khidmat. Kegiatan bertema "Doa Santri untuk Negeri" itu menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di pesantren tersebut.

Ketua Panitia Muntaha Ridho menjelaskan, acara diawali iftitah, dilanjutkan sambutan, lalu mujahadah dan pembacaan sholawat bersama-sama. Para santri menargetkan 10.000 Sholawat Nariyah dan 10.000 Sholawat Munjiyat dalam satu majelis.

Mengapa Santri Al-Kahfi Somalangu Memilih Doa untuk Bencana Nasional

Pilihan tema itu bukan tanpa alasan. Muntaha menyebut sejumlah bencana yang terjadi di Tanah Air menjadi perhatian utama para santri. Kebakaran dan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) disebutnya sebagai bagian dari musibah yang mendorong digelarnya mujahadah.

"Melalui kegiatan mujahadah dan sholawat ini, kami ingin mengajak para santri bersama-sama berdoa untuk negeri. Harapannya, berbagai bencana yang terjadi di Indonesia, seperti kebakaran, gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan bencana lainnya, segera berakhir," jelas Muntaha Ridho.

Doa bersama itu sekaligus menjadi ruang bagi santri untuk memperkuat keimanan. Muntaha menambahkan, peringatan Hari Santri Nasional tahun ini tidak berhenti pada kegiatan keagamaan, tetapi diarahkan pada aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Upacara, Penampilan Santri, hingga Sembako di 10 Titik

Rangkaian peringatan berlanjut Kamis (22/10/2026). Pagi hari digelar upacara Hari Santri Nasional yang diikuti seluruh santri. Setelah upacara, acara diisi berbagai penampilan dari santri putra dan putri.

Siang hingga sore, kegiatan beralih ke aksi sosial. Para santri melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan di sejumlah titik. Pembagian bantuan sembako dilakukan di 10 lokasi berbeda.

Menurut Muntaha, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat kebersamaan. Santri didorong agar senantiasa hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Peran Santri di Luar Ruang Pengajian

Peringatan Hari Santri Nasional di Ponpes Al-Kahfi Somalangu menjadi pengingat bahwa peran santri tidak sebatas menuntut ilmu dan memperdalam agama. Santri juga ikut menjaga persatuan, menebarkan kebaikan, serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Melalui doa, sholawat, dan aksi sosial, para santri diharapkan mampu meneruskan semangat perjuangan ulama. Mereka didorong menjadi generasi yang berakhlak, peduli, dan membawa keberkahan bagi Indonesia.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: kebumen24.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top