JAWA TENGAH — Subaru Indonesia memakai ajang Subaruverse di Mantra PIK Jakarta untuk meluncurkan WRX Cherry Red, versi spesial bermesin boxer dengan parts STI yang dibanderol Rp 1,2 miliar. Acara sehari ini juga memamerkan sisi Wildverse, Pawverse, dan Playverse, meski sorotan utama jelas jatuh ke lini performa.
Peluncuran WRX Cherry Red menjadi bagian dari Speedverse, salah satu dari empat sisi yang diusung Subaru Indonesia di acara tersebut. Selain WRX Wagon dan BRZ, varian ini melengkapi lini performa Subaru yang dipajang di lokasi.
Subaruverse sendiri berlangsung pada 3 Oktober 2026 di Mantra PIK, Jakarta, dan resmi dibuka pukul 16.00 hingga sekitar 20.00. Durasi satu hari dengan jendela waktu terbatas jadi catatan tersendiri bagi pengunjung yang ingin mencoba semua area.
Konsep acara ini berangkat dari anggapan bahwa banyak orang mengenal Subaru hanya dari satu sisi saja. Subaru Indonesia lalu memecahnya menjadi empat zona pengalaman yang berbeda.
Semua zona itu bertumpu pada dua teknologi utama Subaru: mesin flat atau boxer engine dan All-Wheel Drive yang dipakai mayoritas modelnya.
Berbasis model legendaris WRX, varian ini memakai parts yang didominasi produk in-house tuner Subaru Tecnica International (STI). Ubahan paling terlihat ada di sektor eksterior.
Menariknya, pendekatan ini berbeda dari varian spesial sebelumnya, BRZ STI Signature. Untuk interior, pembedanya sebatas shift knob STI dan itu pun khusus transmisi CVT.
Di ruang mesin tidak ada ubahan internal. Subaru hanya menyematkan oil filler cap, radiator cap, valve cap set, battery holder, dan flexible tower bar sebagai pembeda visual.
Harga yang dipasang untuk WRX Cherry Red adalah Rp 1,2 miliar. Angka itu menempatkannya di segmen yang bersinggungan dengan sports sedan dan coupe performa lain di pasar Indonesia.
Edward Kencono, Executive General Manager Subaru Indonesia, menyebut WRX punya posisi khusus di mata penggemarnya.
"Bagi banyak pecinta otomotif, WRX bukan sekadar mobil. Oleh karena itu sore hari ini sisi performa Subaru kami hadirkan dalam sebuah kreasi yang sangat spesial, terinspirasi dari semangat STI, dalam tampilan yang sangat ekspresif," jelas Edward di lokasi acara.
Soal alasan acara ini dibuat, Edward memberi gambaran yang lebih luas soal positioning Subaru di mata konsumen Indonesia.
"Untuk merayakan berbagai sisi Subaru. Selama ini banyak orang mengenal Subaru hanya dari satu sisi. Subaru mengenai performa, petualangan, gaya hidup, dan komunitas. Berbagai sisi yang berbeda, tetapi semuanya membentuk satu pengalaman yang sama, yaitu bagaimana caranya setiap orang menikmati dengan caranya sendiri bersama Subaru," bukanya kepada SoundandMachine.com.
Ada beberapa hal yang perlu dicermati dari peluncuran ini. Pertama, ubahan WRX Cherry Red mayoritas bersifat kosmetik dan aksesori, bukan peningkatan output mesin. Pembeli yang mengharapkan lonjakan tenaga dari sentuhan STI perlu menyesuaikan ekspektasi.
Kedua, interior hanya mendapat shift knob STI dan itu terbatas pada transmisi CVT. Artinya, varian ini tidak menawarkan paket interior menyeluruh seperti yang mungkin diharapkan dari label edisi spesial.
Ketiga, Subaruverse hanya digelar satu hari dengan durasi sekitar empat jam. Pengunjung yang ingin mencoba test drive BRZ, WRX, All-New Forester, dan All-New Outback sekaligus kemungkinan harus antre atau memilih prioritas.
Varian ini menyasar pemilik yang sudah jatuh cinta pada WRX dan ingin tampilan lebih ekspresif tanpa harus mengubah mesin. Paket parts STI plus pelek Enkei memberi pembeda visual yang cukup jelas dari WRX reguler.
Sebaliknya, buat yang mencari peningkatan performa nyata atau paket interior lengkap, dana Rp 1,2 miliar mungkin lebih masuk akal dialokasikan ke opsi lain di kelas yang sama. Keputusan ada di tangan calon pembeli, dan sebaiknya didasari uji coba langsung di unit test drive sebelum memutuskan.