SEMARANG — Antusiasme pencari kerja menyambut gelaran tahunan ini sudah terlihat nyata. Hingga Jumat (14/8/2026), sekitar 2.800 orang telah mendaftar secara daring untuk bisa hadir langsung di lokasi pameran kerja tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah Ahmad Aziz mengatakan, jumlah perusahaan yang ikut serta memang sengaja dibatasi. Dari sekitar 50 hingga 60 perusahaan yang berminat, hanya 30 yang lolos kurasi karena keterbatasan booth.
"Kita punya keterbatasan booth-nya itu hanya 30. Maka kita seleksi perusahaan-perusahaan itu supaya dari sisi segmentasi jabatannya, sektornya juga lebih variatif," kata Aziz saat ditemui di kantornya, Jumat (14/8/2026).
Proses seleksi ini memastikan lowongan yang ditawarkan benar-benar tersedia. Pemerintah juga menilai komitmen perusahaan untuk menindaklanjuti proses rekrutmen pasca-acara, bukan sekadar pameran.
Dari total 30 perusahaan, sebanyak 16 di antaranya bersedia menggelar walk-in interview langsung di tempat. Sementara 18 perusahaan lainnya mengikuti expo lowongan kerja. PT Kawasan Industri Kendal (KIK) turut hadir mewakili delapan perusahaan tenant dengan 37 jenis jabatan dan 240 lowongan kerja.
Lowongan yang disiapkan terbuka untuk semua jenjang pendidikan. Berikut rincian lengkapnya:
Pemerintah provinsi memastikan akses kerja yang setara. Terdapat 10 lowongan khusus yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas. Selain itu, 1.614 lowongan lainnya dapat diakses oleh pencari kerja umum maupun penyandang disabilitas.
Sementara itu, 2.963 lowongan diperuntukkan bagi pencari kerja umum. Dari sisi sektor, mayoritas berasal dari manufaktur, namun tersedia juga posisi di sektor pertanian, makanan, industri jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, outsourcing, pariwisata dan hotel, provider internet, hingga retail.
Job fair ini tidak hanya menyediakan lowongan dalam negeri. Dua lembaga penempatan pekerja migran Indonesia (PPMI) akan hadir untuk menjembatani masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri.
"Job fair konvensional masih diminati termasuk karena di situ ada fasilitas bisa langsung ketemu kepada perusahaannya, bisa ada pendalaman wawancara," ujar Aziz.
Pendaftaran untuk hadir secara offline masih dibuka melalui scan QR Code di akun Instagram @nakertrans.provjateng. Pencari kerja juga diperbolehkan datang langsung ke Kantor Disnakertrans Jateng pada hari pelaksanaan.
"Ini kita mix. Bisa dia daftar melalui online ke perusahaan tersebut, bisa dia datang sendiri. Nanti yang online pun bisa dipanggil untuk mengikuti tes berikutnya," pungkasnya.
Gelaran ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Jawa Tengah sekaligus memeriahkan MTQ Nasional.