DeepSeek V4 Resmi Naikkan Harga API 4 Kali Lipat, Tarif Murah Berakhir

Penulis: Lukman Hakim  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:46:01 WIB
DeepSeek resmi menaikkan tarif API untuk model V4 Pro menjadi USD 3,96 per juta output token pada jam sibuk, naik dari tarif promosi sebelumnya sebesar USD 0,87.

JAWA TENGAH — DeepSeek, pengembang AI asal China yang dikenal dengan model berbiaya rendah, resmi mengumumkan perubahan besar pada skema harga layanan API-nya. Untuk model terbaru bernama DeepSeek V4 Pro, perusahaan menetapkan tarif USD 3,96 per 1 juta output token pada jam sibuk — melonjak dari tarif promosi sebelumnya yang hanya USD 0,87.

Kenaikan ini menandai berakhirnya era tarif murah yang selama ini menjadi ciri khas DeepSeek. Sebelumnya, perusahaan sempat mengumumkan akan mempermanenkan harga diskon pada Mei lalu, namun keputusan itu akhirnya dibatalkan.

Skema Tarif Baru: Peak vs Off-Peak

DeepSeek memperkenalkan sistem harga dua tingkat untuk mengelola beban komputasi. Tarif tertinggi berlaku pada jam sibuk, sementara penggunaan di luar jam tersebut mendapat potongan 50 persen.

  • DeepSeek V4 Pro: USD 3,96 per 1 juta output token (peak), USD 1,98 (off-peak)
  • DeepSeek V4 Flash: USD 1,32 per 1 juta output token (peak), USD 0,66 (off-peak)

Perusahaan menyebut kebijakan ini sebagai upaya "mengalokasikan sumber daya secara lebih wajar" — langkah yang lazim dilakukan penyedia layanan AI untuk mencegah lonjakan permintaan di jam tertentu.

Perbandingan Harga dengan Kompetitor

Meski naik signifikan, tarif DeepSeek V4 masih tergolong kompetitif di pasar model AI besar. Kimi K3 milik Moonshot mematok USD 15 per 1 juta output token, sementara GPT-5.6 Sol dari OpenAI dibanderol USD 30.

Namun ada catatan menarik: GPT-5.6 Luna, varian hemat OpenAI, justru lebih murah dari DeepSeek V4 Flash dengan tarif USD 1,20 per 1 juta output token. Ini membuat persaingan di segmen model terjangkau semakin ketat.

Dampak bagi Pengembang dan Pengguna Indonesia

Bagi pengembang aplikasi di Indonesia yang memanfaatkan API DeepSeek untuk produk berbasis AI, kenaikan ini perlu dihitung ulang dalam struktur biaya operasional. Perbedaan tarif antara jam sibuk dan off-peak bisa dimanfaatkan untuk menjadwalkan tugas komputasi berat di luar jam kerja.

Perlu dicatat, tarif promosi lama berlaku hingga 31 Mei, dan sempat diperpanjang tanpa batas waktu. Keputusan untuk tetap menaikkan harga menunjukkan tekanan biaya komputasi yang dihadapi penyedia AI skala besar.

DeepSeek V4 Pro dan V4 Flash tetap menjadi opsi menarik bagi pengembang yang membutuhkan model AI mumpuni dengan biaya lebih rendah dari pemain besar Barat. Namun, pengguna yang mengandalkan tarif promosi lama perlu menyesuaikan anggaran mulai pertengahan Agustus mendatang.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top