45 Alumni PKN Jateng Angkatan VII Dinyatakan Lulus, Sekda Sumarno Tekankan Dampak Nyata di Instansi Masing-masing

Penulis: Oki Setiawan  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:12:31 WIB
Sebanyak 45 peserta PKN Tingkat II Angkatan VII Jateng resmi dinyatakan lulus di BPSDM Jateng, Semarang.

SEMARANG — Sebanyak 45 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VII Provinsi Jawa Tengah resmi dinyatakan lulus. Mereka terdiri atas lima peserta dari kementerian/lembaga, empat dari Pemprov Jawa Tengah, 26 dari pemerintah kabupaten, dan 10 dari pemerintah kota.

Seluruh peserta dinyatakan lulus dengan rincian 15 orang memperoleh predikat sangat memuaskan dan 30 orang lainnya memuaskan. Kelulusan ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Tanda Tamat Pelatihan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Empat Bulan Pelatihan, Fokus pada Dampak Jangka Panjang

Pelatihan yang berlangsung pada 7 April hingga 14 Agustus 2026 ini tidak berhenti pada seremoni kelulusan. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa tolak ukur keberhasilan program ini justru terletak pada perubahan yang terjadi setelah para peserta kembali ke meja kerja masing-masing.

"Yang terpenting adalah dampak dari pelaksanaan PKN ini nanti terhadap teman-teman peserta setelah kembali bekerja," kata Sumarno saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi pada Penutupan PKN Tingkat II Angkatan VII di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Jateng, Jumat (14/9/2026).

Menurut Sumarno, peserta tidak cukup hanya menyelesaikan pelatihan. Mereka dituntut mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menggerakkan organisasi dan meningkatkan kinerja di tempat tugas masing-masing.

Keteladanan Pemimpin Kunci Bangun Integritas Organisasi

Sumarno menyoroti pentingnya peran pemimpin sebagai teladan dalam membangun budaya kerja dan integritas organisasi. Sikap serta perilaku seorang pemimpin, lanjut dia, akan secara langsung memengaruhi kinerja jajaran di bawahnya.

Ia berharap para alumni yang telah kembali ke instansi masing-masing dapat menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan organisasi, memberi contoh, serta menerapkan inovasi yang telah dirancang selama proses pembelajaran.

BPSDM Jateng Bakal Tagih Realisasi Inovasi Peserta

Kepala BPSDM Jateng, Uswatun Hasanah, memastikan pihaknya tidak akan melepas begitu saja para alumni. Pihaknya akan terus menindaklanjuti inovasi yang telah dirancang peserta selama pelatihan.

"Kami masih akan mengundang dan menagih teman-teman semuanya untuk membuat inovasi atau melaksanakan inovasi tersebut," kata Uswatun.

Visitasi ke Bantul dan Sleman, Belajar Ketahanan Pangan

Selama pelatihan, para peserta mengikuti Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut mengangkat empat tema utama yang berkaitan dengan ketahanan pangan, mulai dari penguatan SDM pertanian, transformasi pemasaran produk berbasis inovasi, alih teknologi untuk akselerasi produksi, hingga penyediaan infrastruktur pendukung.

Dalam kesempatan itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran langsung dari Perum Bulog dan Bank Indonesia mengenai tata kelola dan stabilitas pangan nasional.

Lima Peserta Terbaik Raih Penghargaan Khusus

Sebanyak lima peserta terbaik mendapatkan piagam penghargaan dan medali. Mereka adalah Moh. Edy Sukarno dari Kabupaten Semarang, Siswo Hartanto dari Kota Salatiga, Agus Sugiharto dari Provinsi Jawa Tengah, serta Bayu Adhinugroho Arianto dan Mia Banulita dari Kejaksaan RI.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: halosemarang.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top