JAWA TENGAH — Kabar ini mengejutkan publik NBA. Josh Kushner, saudara ipar Presiden AS Donald Trump, bersama mantan CEO Disney Bob Iger, dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mengambil alih kendali salah satu waralaba paling ikonik di dunia olahraga tersebut. Kesepakatan itu diumumkan pada Rabu (waktu setempat) dan langsung memicu gelombang reaksi di seluruh Amerika Serikat.
Yang membuat transaksi ini semakin luar biasa adalah kecepatannya. Kushner baru menghubungi Mark Walter, pemilik mayoritas saat ini, pada Jumat pekan lalu. Keduanya langsung bekerja keras untuk menyelesaikan negosiasi hanya dalam hitungan hari.
Walter, yang baru membeli saham mayoritas Lakers pada 2025, akan mengantongi keuntungan fantastis sekitar US$2,5 miliar atau setara Rp40 triliun dari penjualan ini. Padahal, ia tidak secara aktif mencari pembeli untuk saham mayoritasnya.
Menariknya, keputusan Kushner untuk membeli Lakers disebut tidak terkait dengan batalnya rencana investasi kontroversial FIFA yang dikenal sebagai FIFA Forward Enterprise. Perusahaan modal ventura milik Kushner, Thrive Eternal, sebelumnya dikabarkan akan memimpin kelompok investor untuk proyek tersebut sebelum akhirnya ditinggalkan.
Nilai transaksi ini berkali-kali lipat lebih besar dari kesepakatan klub-klub papan atas Premier League. Konsorsium Todd Boehly membayar £2,5 miliar untuk Chelsea pada 2022, sementara Sir Jim Ratcliffe hanya membeli 27,7% saham Manchester United senilai £1,3 miliar pada 2024.
Angka US$12,5 miliar itu juga jauh melampaui valuasi Boston Celtics yang berpindah tangan tahun lalu dengan nilai US$6,1 miliar, serta penjualan Phoenix Suns sebesar US$4 miliar pada 2023. Bahkan, penjualan Seattle Seahawks dari NFL seharga US$9,6 miliar bulan lalu pun kalah telak.
Kushner dan Iger masuk di saat Lakers sedang mencari identitas baru. Tim belum meraih gelar sejak 2020 dan kini kehilangan LeBron James yang memastikan hengkang pada akhir Juni. Luka Doncic menjadi tumpuan utama tim, dan ia akan bekerja di bawah pemilik baru yang kelima kalinya sepanjang kariernya.
“Saya sudah terbiasa dengan perubahan besar beberapa tahun terakhir,” tulis Doncic di media sosial, seraya menambahkan bahwa ia menantikan “membangun sesuatu yang spesial di LA bersama-sama.”
Legenda Lakers, Earvin “Magic” Johnson, memberikan dukungan penuh terhadap kesepakatan ini. “Fans Lakers, kalian tidak akan bisa mendapatkan dua pemilik yang lebih baik. Saya mengenal Bob secara pribadi selama lebih dari 40 tahun,” ujarnya. “Dia selalu mencintai Lakers dan basket, dan dia akan membawa gelar juara kembali ke LA.”
Kesepakatan ini masih menunggu persetujuan dari dewan gubernur NBA. Jika disetujui, transaksi ini akan menjadi tonggak baru dalam sejarah bisnis olahraga global.