Memiliki perangkat baru selalu memunculkan rasa penasaran untuk segera mengeksplorasi. Namun untuk Steam Deck OLED, kesabaran singkat di awal akan sangat berbanding lurus dengan kenyamanan jangka panjang. Alih-alih langsung membenamkan diri ke dalam pustaka game, empat tindakan awal ini dirancang untuk menyiapkan fondasi sistem yang stabil dan efisien.
Langkah pertama dan paling krusial adalah melakukan pembaruan sistem operasi. Valve biasanya telah merilis pembaruan firmware dan driver penting yang menyertai peluncuran hardware baru. Pembaruan ini tidak hanya menambal bug awal, tetapi juga mengoptimalkan kinerja chip APU terbaru di dalam Steam Deck OLED.
Prosesnya sederhana. Masuk ke menu Settings, pilih System, lalu cek bagian Software Updates. Pastikan perangkat terhubung ke Wi-Fi yang stabil dan colokkan charger, karena proses ini bisa memakan waktu cukup lama dan memakan banyak baterai.
Baterai adalah komponen vital pada perangkat genggam. Meski pabrikan telah melakukan kalibrasi dasar, melakukan siklus pengisian penuh sejak awal akan membantu sistem membaca kapasitas baterai secara lebih akurat. Ini penting agar indikator persentase daya tidak melompat-lompat atau mati mendadak di sisa 20 persen.
Biarkan perangkat terisi hingga 100 persen, lalu gunakan secara normal hingga daya benar-benar habis dan mati. Setelah itu, isi kembali hingga penuh tanpa gangguan. Siklus sederhana ini akan membantu manajemen daya internal memahami batas sebenarnya dari sel baterai OLED yang baru.
Steam Deck OLED hadir dengan fitur pengisian daya cerdas yang membatasi pengisian hingga 80 atau 90 persen. Fitur ini dirancang untuk memperlambat degradasi kimiawi baterai jika kamu sering memainkan perangkat dalam keadaan terhubung ke charger dalam waktu lama.
Fitur ini bisa diaktifkan melalui BIOS. Matikan perangkat sepenuhnya, lalu nyalakan dengan menahan tombol Volume Up dan Power. Di dalam menu BIOS, cari opsi Battery Limit dan atur ke angka yang diinginkan. Langkah kecil ini berdampak besar bagi kesehatan baterai dua hingga tiga tahun ke depan.
Terakhir, jangan lewatkan kesempatan untuk mempersonalisasi tombol belakang (back paddles). Empat tombol tambahan di bagian belakang ini bisa diprogram untuk berbagai fungsi, dari sekadar tombol pintas screenshot hingga kombinasi tombol kompleks untuk game tertentu. Mengaturnya sejak awal akan membuat kamu terbiasa dan lebih gesit dalam permainan.
Buka menu Steam, masuk ke Settings, lalu pilih Controller. Kamu bisa mengonfigurasi profil dasar yang akan berlaku untuk semua game, atau membuat profil spesifik per game. Meluangkan waktu lima menit untuk langkah ini akan mengubah cara kamu bermain secara signifikan.
Empat langkah ini mungkin terdengar mendasar, tetapi sering terlewat oleh pemilik baru yang terlalu antusias. Memastikan sistem terbarui, baterai terkalibrasi, dan kontrol sesuai preferensi adalah kunci untuk menikmati semua keunggulan layar OLED dan efisiensi daya yang ditawarkan perangkat ini.