SEMARANG — Gerak harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah masih fluktuatif. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) yang dipantau pukul 12.41 WIB, sebanyak 7 komoditas terpantau naik dan 6 komoditas lainnya mengalami penurunan.
Kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas cabai merah keriting yang melonjak 1,26 persen menjadi Rp 33.040 per kilogram. Kenaikan ini berbanding terbalik dengan bawang putih honan yang justru turun 0,26 persen ke level Rp 32.701 per kilogram.
Selain cabai merah keriting, sejumlah bahan pokok lain juga ikut merangkak naik. Daging ayam ras dan telur ayam ras justru bergerak berlawanan arah dengan harga cabai.
Di sisi lain, harga bawang merah turun tipis 0,06 persen menjadi Rp 31.857 per kg. Penurunan juga terjadi pada telur ayam ras yang kini dibanderol Rp 24.429 per kg atau turun 0,08 persen.
Beberapa bahan pokok lainnya tercatat tidak mengalami perubahan harga. Daging sapi paha belakang masih bertahan di angka Rp 139.881 per kg, sementara Minyakita dijual tetap Rp 15.684 per liter.
Beras premium juga tidak bergerak dan masih dipatok Rp 14.792 per kg. Tepung terigu menjadi satu-satunya komoditas dalam daftar yang mengalami kenaikan tipis 0,08 persen menjadi Rp 11.775 per kg.
Data ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk memantau stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat. Fluktuasi harga cabai dan bawang menjadi perhatian utama karena kedua komoditas ini rentan memicu inflasi daerah.