KENDAL — Deru knalpot dan aroma karet terbakar menyelimuti sirkuit dadakan di Jalan Mataram, Patebon, saat ratusan pembalap muda beradu akselerasi. Ketua IMI Kabupaten Kendal, Hasyim Tri Joko, menyebut antusiasme peserta melampaui target panitia, dengan total 650 starter yang terdaftar dalam berbagai kelas.
"Harapan kita mencari bibit atlet. Kemudian meningkatkan minat otomotif, terutama dunia perbengkelan untuk kompetisi," kata Hasyim di sela-sela acara.
Panitia membagi perlombaan ke dalam sejumlah kelas berdasarkan batas kapasitas mesin yang telah ditentukan. Regulasi ini diterapkan untuk menjaga persaingan tetap adil antar peserta.
Selain pembatasan mesin, ada satu ketentuan yang wajib dipatuhi seluruh starter tanpa pengecualian. IMI Kabupaten Kendal menetapkan Pertamax Turbo sebagai satu-satunya bahan bakar yang digunakan di semua kelas perlombaan.
Aturan ini dinilai penting untuk menciptakan kondisi balap yang setara, sekaligus mengedukasi mekanik muda tentang pengaturan mesin yang presisi, bukan sekadar mengandalkan komposisi bahan bakar liar.
Di tengah hiruk-pikuk kompetisi, perhatian khusus tertuju pada kesiapan atlet tuan rumah. IMI Kendal tengah mematangkan persiapan enam pembalap untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Target yang dipasang cukup tinggi. Tidak sekadar tampil sebagai peserta, IMI Kendal membidik raihan medali, bahkan emas pada nomor road race.
Kehadiran 650 starter dalam ajang bertajuk Merdeka ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Kendal. Popularitas drag bike yang terus meningkat di kalangan anak muda diharapkan sejalan dengan lahirnya bibit-bibit unggul yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.