PEMALANG — Tawa riang anak-anak SD di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, menggema saat rombongan camat datang dengan penampilan tak biasa ke sekolah mereka, Kamis (23/7/2026). Bukan memakai setelan dinas, Camat Pulosari Arif Seno Aji justru tampil sebagai Semar—tokoh bijaksana dalam pewayangan Jawa—sementara jajarannya berdandan sebagai Punokawan lainnya.
Kegiatan ini menyasar lima sekolah dasar yang tersebar di lima desa, yakni Desa Pulosari, Nyalembeng, Karangsari, Batursari, dan Pagenteran. Para siswa tampak antusias menyambut kedatangan rombongan yang langsung mengajak mereka bermain dan bersenam.
Berbagai kegiatan interaktif disuguhkan selama kunjungan. Mulai dari Senam Anak Indonesia, permainan tradisional, hingga pembagian mainan dan susu kepada para siswa.
Arif Seno Aji menjelaskan, pemilihan karakter Punokawan bukan sekadar hiburan. Filosofi di balik kostum itu ingin menegaskan peran aparatur pemerintah sebagai pamong atau pamomong, sebagaimana para Punokawan dalam pewayangan.
"Filosofinya aparatur pemerintah harus bisa menjadi pamong atau pamomong sebagaimana para Punokawan," ungkap Arif Seno Aji kepada puskapik.com. "Sehingga mampu membawa ketentraman, kebahagiaan bagi masyarakat terutama anak-anak," lanjutnya.
Bagi sebagian siswa, kehadiran para pegawai kecamatan yang mengenakan kostum Punokawan menjadi pengalaman baru. Mereka tampak penasaran sekaligus bersemangat mengenal tokoh-tokoh pewayangan yang selama ini mungkin hanya mereka dengar dari cerita-cerita saja.
Gelak tawa dan sorak gembira anak-anak mewarnai setiap rangkaian acara. Menurut Arif, momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat pentingnya memberikan perhatian, perlindungan, dan ruang tumbuh yang baik bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.