Wagub Jateng Taj Yasin Buka TMMD Reguler ke-129 di Cilacap, Fokus Bangun Jalan Ekonomi di Desa Terpencil

Penulis: Oki Setiawan  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 16:35:31 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin membuka TMMD Reguler ke-129 di Lapangan Desa Bingkeng, Cilacap.

CILACAP — Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun ini tidak menyasar wilayah perkotaan, melainkan desa-desa pelosok yang akses jalannya masih sulit. Hal itu disampaikannya saat membuka TMMD Reguler ke-129 secara serentak di Lapangan Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Rabu (15/7).

Prioritas: Jalan Ekonomi untuk Petani di Daerah Pelosok

Taj Yasin menyebut pembangunan yang akan dikerjakan meliputi jalan ekonomi di pedesaan. “Yang dibangun adalah jalan ekonomi di pedesaan untuk para petani,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Pemerintah menargetkan TMMD kali ini bisa mempercepat konektivitas antarwilayah yang selama ini terisolasi. Menurut Wagub, banyak desa di Jawa Tengah yang hasil pertaniannya melimpah tetapi tidak bisa dipasarkan maksimal karena akses jalan rusak atau belum ada.

Serentak di Seluruh Kabupaten/Kota, Sambut HUT RI

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Taj Yasin mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan desa sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Semoga masyarakat benar-benar merasakan makna kemerdekaan melalui pembangunan yang nyata,” katanya.

Anggaran Rp33,2 Miliar untuk Operasional TMMD 2026

Program ini didukung kerja sama antara TNI Angkatan Darat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pemerintah kabupaten/kota. Pemprov Jateng mengucurkan dana sebesar Rp33,2 miliar untuk mendukung operasional TMMD tahun anggaran 2026.

Anggaran tersebut digunakan untuk material pembangunan, logistik personel, serta kebutuhan teknis di lapangan. Dengan skema ini, setiap daerah diharapkan bisa mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dasar di titik-titik yang paling membutuhkan.

Desa Bingkeng: Titik Awal Pembangunan Infrastruktur Pedesaan

Desa Bingkeng di Kecamatan Dayeuhluhur dipilih sebagai lokasi upacara pembukaan karena mewakili karakteristik desa terpencil yang menjadi sasaran utama TMMD. Wilayah ini berada di perbatasan dan akses jalannya masih terbatas.

Ke depan, pemerintah akan terus memantau progres pembangunan di setiap titik agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: lingkarjateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top