Investasi Jateng Tembus Rp23 Triliun di Awal 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Paparkan Strategi Hadapi Tekanan Global

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 17:12:31 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi memaparkan strategi Pemerintah Jawa Tengah dalam menghadapi tekanan global untuk meningkatkan investasi.

SEMARANG — Capaian investasi di Jawa Tengah pada Januari-Maret 2026 itu terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp12,98 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp10,04 triliun. Total proyek yang berjalan mencapai 24.957, menyerap 92.000 tenaga kerja. Angka ini melanjutkan tren positif tahun 2025 yang membukukan investasi Rp110,64 triliun.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan optimisme tersebut dalam acara Business Dinner bersama 105 pelaku usaha dan pemangku kepentingan ekonomi di Hotel Padma, Semarang, pekan lalu. Ia memastikan pemerintah daerah terus membenahi iklim investasi agar tetap kompetitif.

Strategi Pemprov: Perizinan Dipermudah, Tenaga Kerja Disiapkan

Untuk menjaga daya saing, Pemprov Jateng berkomitmen mempermudah proses perizinan dan memberikan jaminan keamanan bagi investor. Di sisi lain, ketersediaan tenaga kerja siap pakai menjadi prioritas lewat optimalisasi balai latihan kerja dan pendidikan vokasi.

"Jawa Tengah masih menjadi kawasan yang menarik untuk mengembangkan investasi, terutama industri padat karya, tetapi tidak menutup kemungkinan industri padat modal," kata Luthfi dalam sambutannya.

12 Kawasan Industri Baru Disiapkan, Infrastruktur Logistik Diperkuat

Pemprov tengah mengakselerasi pengembangan 12 kawasan industri baru yang tersebar di sejumlah daerah. Lokasinya meliputi Rembang, Demak, Kendal, Batang, Brebes, Cilacap, Banyumas, Kebumen, Boyolali, Grobogan, dan Semarang.

Pengembangan ini didukung penguatan infrastruktur logistik. Modernisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang terus digenjot, bersamaan dengan pembangunan terminal barang kering atau dry port di Kawasan Industri Batang dan Kendal.

Dorong Integrasi dengan Bank Jateng

Dalam kesempatan yang sama, Luthfi mendorong para pelaku usaha untuk mengintegrasikan bisnis mereka dengan ekosistem keuangan daerah melalui Bank Jateng. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat permodalan dan mempercepat sirkulasi ekonomi lokal.

Pemerintah optimistis target investasi tahunan Rp99,09 triliun dapat tercapai seiring dengan mulai beroperasinya kawasan industri baru dan perbaikan infrastruktur pendukung. Capaian triwulan pertama menjadi modal awal yang solid untuk sisa tahun ini.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: magelangekspres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top