SEMARANG — Pergerakan harga emas Antam di awal pekan terakhir Juni 2026 cenderung flat. Untuk ukuran 1 gram, harga jual dari Antam masih berada di kisaran harga yang sama dengan hari sebelumnya. Sementara itu, harga buyback atau harga yang digunakan Antam saat membeli kembali emas dari nasabah juga tidak berubah.
Berikut rincian harga emas Antam untuk beberapa ukuran yang umum diburu investor di Jawa Tengah:
Harga-harga tersebut merupakan harga dasar yang berlaku di Butik Emas Antam, termasuk yang ada di Semarang dan Solo. Belum termasuk pajak dan biaya administrasi yang berlaku sesuai ketentuan.
Harga buyback atau harga jual kembali emas ke Antam juga stagnan di angka Rp 1.361.000 per gram. Angka ini menjadi acuan bagi pemilik emas yang ingin mencairkan investasinya. Stagnasinya harga buyback menandakan bahwa pasar emas global sedang dalam fase konsolidasi, menunggu sentimen ekonomi baru dari Amerika Serikat.
Analis pasar komoditas mencatat, pergerakan emas Antam di dalam negeri sangat dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan pergerakan harga emas dunia. Dalam sepekan terakhir, rupiah cenderung stabil di level Rp 16.250 per dolar AS, sehingga tidak memberikan tekanan berarti pada harga emas lokal.
Kendati hari ini harga emas Antam cenderung datar, sejumlah pengamat memperkirakan potensi kenaikan masih terbuka lebar pada semester kedua tahun ini. Faktor utama yang menjadi katalis adalah potensi pemangkasan suku bunga acuan oleh bank sentral AS (The Fed) yang bisa mendorong harga emas global naik.
Bagi investor ritel di Jawa Tengah, kondisi saat ini kerap dimanfaatkan untuk melakukan pembelian bertahap atau dollar cost averaging. Strategi ini dianggap paling aman ketika harga sedang sideways seperti sekarang.