JAWA TENGAH — Keputusan ini diumumkan manajemen Persik, Selasa (18/6), sebagai bagian dari program penyegaran tim menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027. Novri Setiawan menyusul Syahrian Abimanyu yang lebih dulu dicoret pada gelombang pertama pembersihan skuat.
Eks pemain Bali United itu tercatat tampil dalam 11 pertandingan dengan total 698 menit bermain sepanjang musim lalu. Selama memperkuat lini belakang Persik, ia mengoleksi empat kartu kuning dan satu kartu merah.
Novri didatangkan dari Bali United untuk mengisi pos bek kanan, bergantian dengan Henhen Herdiana yang kala itu dipinjam dari Persib Bandung. Namun, kontribusinya dinilai belum cukup untuk mempertahankan tempatnya di skuat musim depan.
Manajer Tim Persik, Rachmad Tri Kuncara, mengakui profesionalisme Novri selama berseragam Macan Putih. "Novri Setiawan sosok pemain profesional yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan klub sepanjang musim lalu. Dia selalu tampil sepenuh hati untuk tim," ujarnya dalam pernyataan resmi.
Tri Kuncara menambahkan bahwa senioritas dan jam terbang Novri akan menjadi aset berharga bagi klub barunya. "Kami berharap karier Novri Setiawan ke depan semakin lebih baik. Dia pemain yang berkualitas. Kami percaya dia akan jadi kekuatan di klub barunya nanti," jelasnya.
Sebelum Novri, Persik telah melepas tiga pemain senior: Rodrigo Dias (Brasil), Syahrian Abimanyu, dan Yusuf Meilana. Enam pemain muda menyusul kemudian, yakni Rifqi Ray Farandi, Haikal Riza, Hugo Samir, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, dan Zidane Afreza.
Dua di antaranya merupakan alumni tim EPA Persik. Manajemen menyebut keputusan ini berat namun perlu demi regenerasi skuat. "Sebenarnya, mereka pemain muda yang punya potensi besar. Masing-masing punya kesempatan besar untuk berkembang di masa depan," kata Tri Kuncara.
Dengan dilepasnya Novri, Persik masih menyisakan beberapa pemain senior di lini belakang. Siapa yang akan mengisi pos bek kanan musim depan masih menjadi tanda tanya besar bagi suporter Macan Putih.