JAWA TENGAH — Hasil imbang melawan Maroko di pertandingan pertama membuat Brasil kini berada di posisi ketiga klasemen Grup C. Skuad asuhan Carlo Ancelotti hanya mengoleksi satu poin, tertinggal dari Skotlandia yang memuncaki grup.
Kegagalan meraih kemenangan atas Haiti akan membuat tekanan semakin besar. Apalagi, laga terakhir fase grup menjajal kekuatan Skotlandia yang jadi pemuncak klasemen sementara.
Secara historis, Brasil memiliki keunggulan telak saat berhadapan dengan Haiti. Dari tiga pertemuan sebelumnya, seluruhnya berakhir dengan kemenangan Brasil.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Copa America 2016. Saat itu, Brasil menang telak 7-1 atas Haiti. Sebelumnya, Haiti juga pernah kalah 4-0 dan 6-0 dalam laga persahabatan.
Haiti memulai Piala Dunia 2026 dengan kekalahan tipis 0-1 dari Skotlandia. Gol tunggal John McGinn pada babak pertama menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Meski gagal meraih poin, tim berjuluk The Grenadiers memperlihatkan sejumlah momen positif. Penampilan itu memberikan modal kepercayaan diri bagi pasukan Sebastien Migne menjelang duel kontra Brasil.
Situasi Haiti cukup sulit karena mereka berisiko tersingkir lebih awal. Jika kalah dari Brasil dan Maroko mampu mengalahkan Skotlandia, peluang Haiti untuk melanjutkan perjalanan di turnamen akan tertutup.
Haiti terakhir kali tampil di Piala Dunia pada edisi 1974 dan kalah dalam seluruh pertandingan fase grup. Karena itu, satu poin saja pada Piala Dunia 2026 akan menjadi catatan bersejarah bagi mereka.
Melihat kualitas skuad, pengalaman, dan rekor pertemuan, Brasil tetap menjadi favorit kuat. Namun, Haiti diperkirakan akan berusaha memberikan perlawanan maksimal demi menjaga harapan mereka tetap hidup di Grup C.