SUKOHARJO — Pemerintah Kabupaten Sukoharjo akhirnya menjawab keluhan warga dan pengguna jalan yang selama ini mengeluhkan kondisi Jalan Adi Sumarmo di Kartasura. Bupati Etik Suryani menyatakan, ruas jalan yang menjadi akses utama menuju Bandara Adi Soemarmo Solo itu akan diangkat statusnya menjadi proyek prioritas pada 2026.
“Proyek peningkatan Jalan Adi Sumarmo arah Bandara Solo di Kecamatan Kartasura menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2026,” kata Etik dalam keterangan yang diterima, Senin (15/4).
Bupati menegaskan, perbaikan tidak akan dilakukan dengan cara tambal sulam aspal seperti tahun-tahun sebelumnya. Jalan sepanjang jalur menuju bandara itu bakal dicor menggunakan beton.
Pemilihan material beton dinilai lebih tahan terhadap genangan air dan beban kendaraan berat yang melintas setiap hari. Selama ini, titik-titik lubang kerap muncul setelah hujan deras, memperlambat laju kendaraan dan membahayakan keselamatan pengendara motor.
Jalan Adi Sumarmo bukan sekadar akses antar-kecamatan. Ruas ini menjadi urat nadi pergerakan menuju bandara internasional di Solo Raya. Kerusakan jalan tak hanya merugikan pengendara lokal, tetapi juga menimbulkan kesan buruk bagi wisatawan dan pelaku bisnis yang baru tiba di Solo.
Selain itu, volume kendaraan yang terus meningkat setiap tahun membuat aspal cepat rusak. Dengan cor beton, Pemkab Sukoharjo menargetkan masa pakai jalan lebih panjang dan biaya perawatan lebih rendah dalam jangka panjang.
Meski belum dirinci besaran anggaran yang disiapkan, proyek ini sudah masuk dalam daftar rencana pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2026. Pemkab masih melakukan finalisasi desain teknis dan perhitungan volume pekerjaan.
Warga Kartasura berharap proyek ini tidak molor seperti beberapa proyek infrastruktur sebelumnya. Mereka juga meminta agar selama proses pengerjaan nanti, arus lalu lintas tetap diatur agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur bandara.