SEMARANG — Komitmen Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam menghadirkan pembangunan yang kreatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat kembali mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Kali ini, Pemkot Semarang dianugerahi penghargaan nasional di kategori Creative Financing, sebuah skema pembiayaan di luar anggaran tradisional yang dinilai berhasil mendorong proyek-proyek strategis di kota tersebut.
Creative financing merujuk pada metode pembiayaan non-konvensional yang digunakan pemerintah daerah untuk membiayai program pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Inovasi ini memungkinkan Pemkot Semarang untuk mengakselerasi proyek infrastruktur dan layanan publik yang sebelumnya terkendala anggaran. Penghargaan ini menegaskan bahwa langkah Agustina Wilujeng dalam mencari terobosan pembiayaan diakui secara nasional.
Melalui skema ini, sejumlah proyek pembangunan di berbagai sektor dapat direalisasikan lebih cepat. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, revitalisasi pasar tradisional, hingga program pemberdayaan UMKM yang berbasis pada kolaborasi publik-swasta. Warga di kelurahan-kelurahan seperti Pedurungan dan Gayamsari misalnya, mulai merasakan perbaikan akses jalan yang dibiayai melalui skema kemitraan dengan investor lokal.
Penghargaan ini diberikan dalam ajang nasional yang diikuti oleh ratusan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Tim penilai dari pusat menyoroti bagaimana Pemkot Semarang mampu menyusun skema pembiayaan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga akuntabel dan tepat sasaran. Kepala Bappeda Semarang menyebut bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara perangkat daerah, BUMD, dan sektor swasta.
Dengan raihan ini, Pemkot Semarang diharapkan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain dalam mengelola pembiayaan inovatif. Agustina Wilujeng sendiri berkomitmen untuk terus mengembangkan model creative financing ini ke lebih banyak program, termasuk di bidang penanganan banjir dan transportasi publik. "Penghargaan ini bukan akhir, tapi justru menjadi pemacu untuk terus berinovasi," ujar Agustina dalam sambutannya usai menerima penghargaan.