JAWA TENGAH — Turnamen edisi 2026 yang digelar bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada akan menjadi panggung pertama Afrika Selatan di Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun. Skuad yang diumumkan Broos, pelatih asal Belgia berusia 74 tahun, didominasi pemain lokal — 19 dari 26 nama bermain di kompetisi domestik Afrika Selatan.
Lyle Foster menjadi satu-satunya pemain yang merumput di Inggris. Striker Burnley itu diharapkan menjadi ujung tombak utama Bafana Bafana di Grup A. Afrika Selatan akan menjalani laga pembuka melawan tuan rumah bersama Meksiko di Mexico City pada 11 Juni 2026.
Broos juga memanggil dua bek yang belum pernah tampil bersama timnas senior: Olwethu Makhanya dan Bradley Cross. Nama Cross menarik perhatian karena ia sempat menimba ilmu di akademi Newcastle United, meskipun tidak pernah tampil di tim utama The Magpies. Keduanya diharapkan bisa menambah kedalaman di lini belakang.
Setelah melawan Meksiko, Afrika Selatan akan menghadapi Republik Ceko di Atlanta pada 18 Juni, lalu ditutup dengan laga melawan Korea Selatan di Monterrey pada 24 Juni. Bafana Bafana belum pernah lolos dari fase grup dalam tiga partisipasi Piala Dunia sebelumnya — 1998, 2002, dan 2010.
Pelatih yang pernah membawa Belgia ke posisi keempat Piala Dunia 1986 di Meksiko itu mengakui proses seleksi sangat berat. "Saya tahu pemain yang harus dicoret akan sangat kecewa. Ada beberapa keputusan yang sangat sulit. Saya harap saya memilih yang tepat," ujar Broos.
Broos sendiri sudah mengumumkan akan pensiun setelah Piala Dunia 2026 usai. Piala Dunia di Meksiko menjadi turnamen terakhirnya sebagai pemain, dan kini ia akan mengakhiri karier kepelatihannya di turnamen yang sama.