WONOGIRI — Gerai Koperasi Desa untuk Ketahanan Pangan dan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, belum bisa melayani masyarakat meskipun telah diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Wonogiri mengungkapkan bahwa operasional gerai masih terkendala sejumlah persoalan teknis.
Kepala DKUKM Wonogiri, Heru Nurhartanto, menyatakan bahwa pihaknya masih menyelesaikan sejumlah kebutuhan dasar agar gerai bisa berfungsi optimal. “Kami masih melengkapi sarana prasarana, termasuk sistem pendingin dan rak display. Selain itu, pelatihan bagi petugas pengelola juga belum seluruhnya rampung,” ujarnya, Senin lalu.
Menurut Heru, dari total gerai yang sudah diresmikan, baru sebagian kecil yang memiliki peralatan lengkap. Proses pengadaan barang, kata dia, membutuhkan waktu karena harus melalui prosedur administrasi yang ketat. Ia menargetkan seluruh gerai bisa beroperasi penuh dalam waktu dekat.
Dinas juga menyoroti kesiapan sumber daya manusia. Petugas yang akan mengelola gerai sehari-hari masih mengikuti bimbingan teknis terkait tata kelola koperasi, pencatatan stok, dan pelayanan konsumen. “Kami tidak ingin terburu-buru. Lebih baik matang dulu daripada nantinya justru mengecewakan warga,” tambah Heru.
KDKMP sendiri merupakan program nasional yang digagas untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Gerai ini menjual bahan pokok dengan harga terjangkau serta menjadi tempat penjualan hasil bumi petani setempat. Di Wonogiri, program ini menyasar puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan.
DKUKM memastikan akan mempercepat penyelesaian seluruh kendala. Dalam waktu dekat, tim teknis akan turun ke lapangan untuk memverifikasi kesiapan setiap gerai. “Kami koordinasi dengan pemerintah desa agar semua beres. Begitu sarpras dan pelatihan selesai, gerai langsung kami buka,” pungkas Heru.
Masyarakat di sejumlah desa menyambut positif keberadaan gerai ini. Mereka berharap KDKMP bisa segera beroperasi agar bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Pemerintah kabupaten pun berkomitmen mengawal program ini hingga benar-benar berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh warga.