BYD Sealion 06 DM-i Resmi Meluncur: Jarak Tempuh 1.845 Km, Baterai Murni 310 Km, Harga Mulai Rp293 Juta

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 20:17:01 WIB
BYD Sealion 06 DM-i resmi meluncur dengan jarak tempuh gabungan 1.845 km dan harga mulai Rp293 juta.
tangki penuh dan baterai penuh. Dibanderol mulai 129.900 yuan atau setara Rp293 juta, teknologi DM generasi kelima menjadi tulang punggung efisiensi sekaligus fleksibilitas perjalanan jauh. ISI:

JAWA TENGAH — Peluncuran Sealion 06 DM-i 2026 menegaskan strategi BYD: mendorong kendaraan hybrid sebagai jembatan antara mobil listrik murni dan kendaraan konvensional. Mengutip CarNewsChina, model ini tersedia dalam empat varian dengan harga 129.900–159.900 yuan (Rp293–361 juta). Angka penjualan domestik pada April 2026 mencapai 19.649 unit, naik 7,7 persen dibandingkan Maret yang mencatat 18.237 unit.

Teknologi DM Generasi Kelima: Jarak Listrik Murni 310 Km

Pembaruan utama ada pada sistem hybrid generasi kelima BYD. Mobil ini mampu menempuh jarak listrik murni hingga 310 kilometer berdasarkan standar CLTC. Saat baterai dalam kondisi rendah, konsumsi bahan bakar NEDC tercatat 3,3 liter per 100 kilometer.

Angka tersebut menjadikan Sealion 06 DM-i salah satu kendaraan hybrid paling efisien di kelasnya. BYD mengklaim jarak tempuh gabungan mencapai 1.845 kilometer dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai penuh. Spesifikasi ini menempatkan Sealion 06 DM-i sebagai opsi menarik bagi konsumen yang menginginkan efisiensi mobil listrik tanpa rasa khawatir kehabisan daya di perjalanan jauh.

Fitur Unggulan: Suspensi Adaptif hingga Mode Anti Mabuk Perjalanan

Sealion 06 DM-i 2026 tetap mengusung bahasa desain khas BYD. Tambahan warna baru “Glazed Silver” dan tema interior “Twilight Blue” melengkapi tampilannya. Fitur kabin mencakup memori dan pijat kursi depan, sandaran kaki penumpang depan, serta sistem pewangi pintar.

Dari sisi teknologi berkendara, sistem bantuan mengemudi “God's Eye B” atau DiPilot 300 ditawarkan sebagai fitur opsional. Fungsinya mencakup Navigasi Kota dengan Autopilot (CNOA), Navigasi Kecepatan Tinggi dengan Autopilot (HNOA), pengenalan lampu lalu lintas dengan hitung mundur waktu nyata, hingga navigasi bundaran. Kokpit pintar DiLink 150 dilengkapi antarmuka baru dan versi khusus AutoNavi Maps untuk interaksi pengemudi-kendaraan.

Sektor suspensi menggunakan sistem kontrol peredaman bodi cerdas DiSus-C. Kemampuan pra-pemindaian permukaan jalan memungkinkan penyesuaian suspensi secara real time. Fitur lain yang patut dicatat adalah “mode pencegahan mabuk perjalanan” yang mengoptimalkan pengaturan sasis, lingkungan kabin, dan sistem penggerak demi kenyamanan penumpang.

Sistem Keselamatan: Stabilisasi Pecah Ban pada Kecepatan 140 Km/Jam

Untuk fitur keselamatan, Sealion 06 DM-i dibekali sistem stabilisasi pecah ban kecepatan tinggi. BYD mengklaim sistem ini mampu mempertahankan kendali kendaraan saat terjadi pecah ban pada kecepatan hingga 140 km per jam. Fitur ini menjadi nilai tambah signifikan di segmen mobil hybrid yang kerap digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Secara penjualan, performa Sealion 06 di pasar China menunjukkan tren positif. Setelah mencatat 6.287 unit pada Februari dan 6.640 unit pada Januari 2026, angka penjualan melonjak signifikan pada Maret dan April. Hal ini mengindikasikan respons pasar yang kuat terhadap kombinasi efisiensi, fitur canggih, dan harga kompetitif yang ditawarkan BYD.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar BYD Sealion 06 DM-i

Berapa harga BYD Sealion 06 DM-i di Indonesia?
Hingga saat ini, BYD belum mengumumkan rencana membawa Sealion 06 DM-i ke Indonesia. Harga di China berkisar 129.900–159.900 yuan atau setara Rp293–361 juta.

Apa keunggulan utama BYD Sealion 06 DM-i dibandingkan mobil hybrid lain?
Keunggulan utamanya adalah jarak tempuh gabungan hingga 1.845 kilometer dan jarak listrik murni 310 kilometer, didukung teknologi DM generasi kelima yang efisien. Fitur keselamatan seperti stabilisasi pecah ban kecepatan tinggi juga menjadi nilai tambah.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: kabarbursa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top