JAWA TENGAH — Oppo memperkenalkan Oppo Reno 16 dan Oppo Reno 16 Pro di China pada pekan ini. Kedua ponsel tersebut sudah bisa dipesan melalui toko online resmi Oppo China. Belum ada informasi mengenai ketersediaannya di pasar global, termasuk Indonesia.
Kamera 200 MP pada Oppo Reno 16 Pro menjadi andalan utama. Sensor ini memungkinkan pengambilan gambar dengan detail tinggi dan cropping yang lebih leluasa tanpa kehilangan kualitas. Oppo juga menyematkan fitur AI untuk optimasi cahaya rendah dan mode potret.
Dari sisi performa, chipset Dimensity 8300 pada varian Pro dirancang untuk multitasking berat dan gaming kelas menengah ke atas. Kombinasi RAM 16 GB dan storage 1 TB menjadikannya salah satu ponsel dengan kapasitas penyimpanan terbesar di kelasnya.
Oppo Reno 16 dibanderol mulai 2.699 yuan (sekitar Rp 5,9 juta) untuk varian 8 GB/128 GB, hingga 2.999 yuan (sekitar Rp 6,6 juta) untuk varian 12 GB/256 GB. Sementara Oppo Reno 16 Pro dibanderol mulai 3.699 yuan (sekitar Rp 8,1 juta) untuk varian 16 GB/512 GB, dan 4.199 yuan (sekitar Rp 9,2 juta) untuk varian 16 GB/1 TB.
Kedua ponsel tersedia dalam tiga pilihan warna. Reno 16 hadir dalam Galaxy Purple, Heartbeat, dan Moonlight Is Dark. Belum ada jadwal rilis resmi untuk pasar Indonesia.
Dibandingkan Oppo Reno 15 series, lini Reno 16 membawa peningkatan signifikan pada sektor kamera dan chipset. Reno 15 Pro sebelumnya hanya mengusung kamera utama 50 MP dan chipset Dimensity 8200. Lompatan ke sensor 200 MP dan Dimensity 8300 membuat Reno 16 Pro lebih kompetitif melawan ponsel sekelas Xiaomi 14T dan Vivo V40 Pro.
Seri Oppo Reno 16 cocok untuk pengguna yang mengutamakan kamera resolusi tinggi dan performa harian stabil tanpa harus merogoh kocek untuk flagship. Namun, absennya fitur seperti sertifikasi IP rating dan wireless charging masih menjadi catatan di kelas harga ini.