SALATIGA — Seekor monyet liar yang meresahkan warga di kawasan permukiman Kota Salatiga akhirnya berhasil ditangkap. Petugas dari Damkar Kota Salatiga bersama BKSDA Jawa Tengah memasang jebakan di lokasi yang kerap dilintasi hewan tersebut hingga berhasil mengamankannya pada Minggu pagi.
Kemunculan monyet liar itu pertama kali dilaporkan warga di Gang Singomangkoro, Kelurahan Sinoman. Hewan tersebut beberapa kali terlihat naik ke atap rumah dan berpindah-pindah bangunan, membuat warga khawatir terhadap keselamatan anak-anak.
Tak hanya di Sinoman, warga di kawasan Cabean RT 05 RW 14 juga mengaku melihat monyet serupa. Seorang warga bernama Hari mengatakan hewan itu sudah cukup lama berada di tepian sungai samping Perumahan Cluster Mangunsari Asri dan sering terlihat di pagar perumahan.
Kepala Bidang Damkar Kota Salatiga Ponco Hasan Margono mengatakan pihaknya menerima laporan keresahan warga beberapa waktu terakhir. Setelah berkoordinasi dengan BKSDA Jawa Tengah, tim gabungan kemudian memasang jebakan di titik-titik yang sering dilalui monyet liar tersebut.
“Sudah beberapa waktu terakhir meresahkan warga karena naik-naik ke atap rumah dan berkeliaran di lingkungan permukiman. Alhamdulillah hari ini berhasil tertangkap dengan aman,” ujar Ponco.
Setelah berhasil ditangkap, monyet liar tersebut diamankan sementara di Markas Komando Damkar Kota Salatiga. Ponco menyebut hewan itu rencananya akan diserahkan ke BKSDA Jawa Tengah pada Senin (18/5/2026).
“Sekarang hewan sudah aman di Mako Damkar. Besok rencananya kami serahkan ke BKSDA Jateng,” katanya.
Warga menduga monyet liar tersebut merupakan hewan peliharaan milik seseorang yang terlepas. Kemunculannya di lingkungan permukiman menjadi perhatian lantaran dikhawatirkan dapat mengganggu keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Petugas mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan satwa liar di permukiman, dan tidak mencoba menangkap sendiri karena berpotensi membahayakan.