JAWA TENGAH — Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Purbalingga, Prayitno, mengungkapkan sapi peranakan Simental tersebut telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum ditunjuk sebagai hewan kurban bantuan kemasyarakatan Presiden. Pemeriksaan fisik telah selesai, sementara hasil uji laboratorium terhadap sampel darah dan feses masih menunggu.
"Pemeriksaan fisik menunjukkan sapi dalam kondisi sehat. Untuk hasil laboratorium darah dan feses saat ini masih menunggu," ujarnya, Jumat (15/5).
Tim dokter hewan mengambil sampel darah dan feses untuk memastikan sapi bebas dari penyakit serta layak disembelih. Hewan yang dirawat di kandang kawasan Desa Mipiran, Kecamatan Padamara, terus dipantau kesehatannya menjelang hari raya.
Pemerintah daerah menyiapkan tenaga juru sembelih halal untuk memastikan proses pemotongan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan. Rencananya, penyembelihan dilakukan pada hari kedua Iduladha di Masjid Al Hidayah, Dusun Siwadas, Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet.
Nilai sapi tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Proses negosiasi harga dilakukan langsung oleh Dinas Pertanian Provinsi bersama peternak. Siswa, pemilik sapi, disebut menerima angka tersebut setelah melalui pembahasan dengan tim provinsi.
Panitia kurban Masjid Al Hidayah bertanggung jawab atas pelaksanaan penyembelihan hingga distribusi daging kepada masyarakat sekitar. Koordinasi dilakukan terkait pengiriman sapi ke lokasi masjid, penanganan hewan sebelum penyembelihan, hingga pembagian daging kurban agar berjalan tertib.
Kondisi kesehatan sapi akan terus diawasi secara intensif untuk memastikan hewan tetap prima hingga waktu penyembelihan tiba. Tim dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Purbalingga juga telah berkoordinasi dengan pengurus masjid dan pihak terkait mengenai teknis penyembelihan.
Proses ini menjadi perhatian publik karena bobot sapi yang nyaris mencapai satu ton—959 kilogram—menjadikannya salah satu hewan kurban terbesar yang dipilih langsung oleh kepala negara. Penetapan hewan kurban Presiden melalui mekanisme bantuan kemasyarakatan ini juga menandai keterlibatan aparatur daerah dalam memastikan kelayakan hewan dan kepatuhan protokol kesehatan hewan.