139 SMA-SMK Swasta di Jawa Tengah Buka Program Sekolah Gratis Tahun 2026, Kuota Tersedia 5.004 Kursi

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 13:19:00 WIB
SMA-SMK swasta di Jawa Tengah buka program sekolah gratis dengan kuota 5.004 kursi tahun 2026.

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng 139 sekolah swasta jenjang SMA dan SMK untuk membuka akses pendidikan gratis bagi siswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Program Sekolah Kemitraan ini menyediakan 5.004 kursi pada tahun ajaran 2026/2027.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sunarto, mengatakan program afirmasi ini menyasar calon murid dari keluarga kategori Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Kita ada 139 sekolah tingkat SMA dan SMK yang melaksanakan program tersebut,” kata Sunarto.

Biaya Ditanggung Pemprov, Sekolah Dilarang Pungut Biaya

Melalui skema ini, siswa dari keluarga prasejahtera tetap bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah tanpa dibebani biaya sepeser pun. Sunarto menegaskan seluruh biaya pendidikan peserta program ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Karena itu, sekolah yang tergabung dalam Program Sekolah Kemitraan tidak diperbolehkan menarik pungutan dalam bentuk apa pun kepada siswa penerima manfaat. Selain pembiayaan pendidikan gratis, Pemprov Jateng juga menyiapkan bantuan sebesar Rp2 juta per siswa setiap tahun guna mendukung keberlangsungan program tersebut.

Alternatif bagi yang Tak Tertampung di Sekolah Negeri

Program Sekolah Kemitraan diharapkan menjadi alternatif bagi calon murid yang belum tertampung di sekolah negeri, khususnya dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Dengan pola kerja sama ini, Pemprov Jateng memperluas kesempatan melanjutkan pendidikan di tengah terbatasnya daya tampung sekolah negeri.

Adapun pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027, total daya tampung yang disiapkan mencapai 231.399 kursi. Jumlah itu setara 40,77 persen dari total perkiraan lulusan SMP dan sederajat di Jawa Tengah yang mencapai 567.500 siswa.

Pemprov Juga Siapkan SMK Boarding dan Semi Boarding

Di sisi lain, Pemprov Jateng juga masih membuka pendaftaran sekolah vokasi berasrama untuk mencetak lulusan yang memiliki daya saing dan keterampilan kerja. Saat ini tersedia tiga SMK boarding di Semarang, Pati, dan Purbalingga, serta 15 SMK semi boarding yang tersebar di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

Program Sekolah Kemitraan dan sekolah vokasi berasrama ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jateng memastikan tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah hanya karena faktor ekonomi.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: indoraya.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top