Lebih dari separuh responden dalam survei terbaru ternyata mengeluarkan uang untuk berlangganan layanan AI. Angkanya mencapai 48 persen, mengalahkan mereka yang sama sekali tidak membayar jasa kecerdasan buatan. Temuan ini menunjukkan pasar langganan AI premium sudah jauh lebih besar dari perkiraan.
Android Authority baru-baru ini menggelar jajak pendapat yang melibatkan lebih dari 2.000 responden. Hasilnya? Hanya 43 persen peserta yang mengaku tidak berlangganan layanan AI berbayar. Sementara 33 persen lainnya secara terbuka mengakui membayar langganan AI.
Angka ini mungkin tampak biasa saja. Tapi jika dipecah lebih dalam, cerita yang muncul justru berbeda. Responden yang berlangganan satu layanan AI dan yang berlangganan dua layanan, jika digabungkan, mencapai 48 persen. Artinya, kelompok ini lebih besar dari mereka yang memilih tetap gratis.
Fakta menarik lainnya: tidak semua langganan AI dibeli secara langsung. Banyak responden mendapatkan akses premium sebagai bagian dari paket bundling. Seperti yang ditulis pembaca dengan nama shie896, Saya mendapatkan Gemini Plus sebagai bagian dari langganan Google One saya, dan itu sudah cukup memenuhi kebutuhan saya.
Model bundling semacam ini menjelaskan mengapa angka adopsi AI berbayar bisa lebih tinggi dari dugaan. Pengguna tidak selalu membayar untuk AI-nya saja, melainkan untuk layanan cloud atau produktivitas yang sudah mereka gunakan sebelumnya.
Di sisi lain, ada segmen kecil namun fanatik yang berlangganan banyak layanan AI. Sebanyak 6 persen responden membayar tiga langganan AI, 1 persen membayar empat langganan, dan sebagian kecil lainnya membayar lima langganan atau lebih. Secara total, kurang dari 10 persen responden masuk dalam kategori ini.
Menariknya, data ini menunjukkan bahwa bagi sebagian orang, dua langganan AI saja tidak cukup. Mereka terus menambah akun premium untuk mengakses model yang lebih cepat atau fitur yang lebih canggih.
Bryan Wolfe, kolega saya di Android Authority, menyarankan agar pengguna melakukan audit sederhana terhadap layanan AI yang benar-benar diperlukan. Langkah ini bisa menghemat pengeluaran bulanan yang tidak sedikit, terutama jika banyak langganan yang ternyata jarang dipakai.
Pertanyaannya sekarang: apakah Anda termasuk yang berlangganan AI? Atau Anda masih setia memakai versi gratis? Jawabannya mungkin akan menentukan seberapa besar pengeluaran teknologi Anda setiap bulan.